news

FK UWKS Salurkan Bantuan Dirjen Kemendikristek kepada Posyandu Lansia RW03 Dukuh Kupang

Sabtu, 24 Desember 2022 | 13:59 WIB

SURABAYA NAWACITAPOST - Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) menggagas program penyuluhan dan General Chek Up gratis kepada Puluhan warga Lansia RWO3 Kelurahan Dukuh Kupang Kecamatan Dukuh Pakis, Jumat 23 Desember 2022.

Selain penyuluhan dan General Chek Up gratis, FK UWKS juga menyalurkan bantuan hibah beberapa peralatan terapi Osteoarthritis dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi sebesar 50 juta Rupiah untuk program Pondok OA FK UWKS di era MBKM Tahun 2022.

Sebagai Ketua Pelaksana Pondok Osteoarthritis ( Pondok OA ) FK UWKS Tahun 2022, Dr. dr. Ibrahim Njoto, M.Hum, M.Ked, PA menyebutkan pihaknya merasa bersyukur karena telah didukung oleh pemerintah berupa bantuan dana intensif sebesar 50 Juta Rupiah. Beliau menyampaikan bahwa dana tersebut akan digunakan sesuai dengan kebutuhan Pondok OA.

"Dana intensif ini diharapkan mampu berguna dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang secara aplikatif merupakan pembelajaran yang didapatkan oleh mahasiswa semester 7 di FK UWKS bersama dengan kader," ungkap Ibrahim Njoto.

Senada dengan itu, Anak Agung Ayu Arisita Dewi dan I Ketut Gede Toya Sedana Mahasiswa semester 7 FK UWKS mengaku program ini memiliki 3 tujuan yaitu promotif, preventif dan rehabilitatif berupa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Balai RW 03 Dukuh Kupang yang diintegrasikan dengan pembelajaran kolaboratif serta partisipatif mahasiswa bersama kader dengan memberdayakan masyarakat.

Beberapa program yang dilakukan dalam kegiatan Pondok OA meliputi :

1. Penyuluhan terkait Osteoarthritis sebagai implementasi tujuan promotif, yang dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam, dr. Roethmia Yaniari, Sp.PD.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi kader dan masyarakat mengenai penyakit osteoarthritis yang umum terjadi pada lansia. Edukasi tersebut meliputi faktor resiko, penyakitnya dan pencegahan perburukan.

2. GCU (General Chek Up) sebagai implementasi tujuan preventif. GCU ini dilakukan oleh mahasiswa FK UWKS dan kader yang bertujuan deteksi dini kadar gula darah dan kadar asam urat.

Kadar gula yang tinggi pada darah akan memulai proses glikasi sel dan protein yang akan merusak struktur jaringan termasuk tulang rawan serta sendi lutut. Sedangkan pengecekan kadar asam urat berguna untuk memastikan bahwa bukan mengalami gout namun osteoarthritis.

3. Fisioterapi sebagai implementasi tujuan rehabilitatif, Fisioterapi ini dilakukan oleh mahasiswa FK UWKS dan kader yang bertujuan melatih otot dan sendi serta mencegah perburukan yang disebabkan oleh Osteoarthritis. Kegiatan fisioterapi dilatih dan didampingi oleh dokter ahli fisioterapi dari RSUD Sidoarjo yaitu dr Donny Gunawan, Sp.KFR

4. Infra Red sebagai implementasi tujuan rehabilitatif, Infra Red ini bertujuan meredakan rasa sakit dengan relaksasi otot, melebarkan pembuluh darah, meningkatkan suhu tubuh, aktivasi reseptor sensorik, meningkatkan aktivitas metabolik, membuang sisa metabolisme, mempercepat penyembuhan jaringan dan meningkatkan daya regang otot. Kegiatan Infra Red dilatih dan didampingi oleh dokter ahli fisioterapi dari RSUD Sidoarjo yaitu dr Donny Gunawan, Sp.KFR

Seluruh kegiatan Pondok OA ini berada di bawah pengawasan Dr. dr. Ibrahim Njoto,M.Hum., M.Ked PA sebagai ketua pelaksana, Nur Khamidah, S.KM. M.P.H sebagai sekretaris, Dr. Lusy Tunik Muharlisiani, M. Pd sebagai anggota pengusul.

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu dan meningkatkan tingkat pencegahan dan penanggulanhan osteoarthritis pada lansia di RW 03 Dukuh Kupang Surabaya.

Disisi lain, Ketua RW 03 Dukuh Kupang, Ida Ferdiana megapresiasi program ini. Ia berharap program yang sangat berguna khususnya untuk para Lansia tersebut dapat berkelanjutan.

Sebagai penanggung jawab kesehatan di wilayah kelurahan Dukuh Pakis, Kepala Puskesmas Dukuh Kupang dr. Khusnul Khowatin menyatakan merasa tertolong dengan program ini.

"Ini sangat membantu upaya penyehatan masyarakat di wilayah saya, para Lansia disehatkan, yang ndak normal bisa diterapi, bahkan kita dapat tempat tidur, alat GCU beserta alat terapinya, ," terang dr. Khusnul dokter muda cantik ini.

Harapannya, Warga khususnya di Dukuh Kupang sehat-sehat dan kesuksesan untuk Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sehingga dapat meneruskan program-progamnya di wilayah lain, terutama Kecamatan Dukuh Pakis, wilayah tempat UWKS berdiri.

"Di Dukuh Pakis ada 4 kelurahan, berarti masih kurang 3 lagi. ini merupakan PR bagi FK UWKS dan untuk kita semua," tandasnya. (BNW)

Tags

Terkini