news

Jalankan Perintah Presiden, Pemkab Majalengka Gelontorkan Rp 6,3 Milyar Untuk Bantalan Sosial

Selasa, 13 September 2022 | 09:08 WIB

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19 dan mengantisipasi adanya pengaruh atas naiknya harga BBM, Pemerintah Pusat memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat.

Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo pada Hari Sabtu (03/09/2022) menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat berupaya sekuat tenaga untuk melindungi masyarakat dari gejolak harga minyak dunia.

Namun mengingat anggaran subsidi dan kompensasi tahun 2022 telah meningkat dari APBN awal sebesar Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dalam Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2022, maka Pemerintah mengambil keputusan untuk mengalihkan sebagian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.

Di saat yang sama Presiden juga memerintahkan kepada Pemerintah Daerah untuk menggunakan 2% dana transfer umum yaitu sebesar Rp2,17 triliun untuk bantuan angkutan umum, bantuan ojek online, dan untuk nelayan serta yang lainnya.

Tindak lanjut dari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini tengah mempersiapkan anggaran untuk bantalan sosial sebesar 2 % dari dana transfer.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Majalengka Karna Sobahi, pihaknya sudah mempersiapkan anggaran untuk bantalan sosial bagi penerima manfaat diluar dari BLT BBM yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Pusat.

"Ada kewajiban pemerintah daerah mengalokasikan dari dana transfer untuk bantalan sosial, kita sudah tersedia anggaran sebesar Rp. 6,3 Miliar," ujar Karna Sobahi saat dikonfirmasi, Senin (13/09/2022).

Masih dikatakan Bupati, anggaran yang disediakan Pemkab Majalengka itu rencananya akan digunakan untuk peningkatan perekonomian masyarakat melalui program padat karya, tidak melalui bantuan langsung tunai.

"Akan kita berikan kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan yang menghasilkan uang, jadi tidak dibagi-bagi uang nanti. Kalau dibagikan uang kan habis uangnya nanti, sehingga kita akan melaksanakan program padat karya," ungkap Bupati Majalengka.

Melalui program padat karya tersebut, lanjut Bupati, akan dibangun sarana fasilitas umum diantaranya membangun dan memperbaiki jalan desa menuju pertanian.

"Banyak membangun jalan desa menuju areal pertanian, nilainya 200 juta satu kelompok. Nanti rakyat 150 orang berkerja. Kali 10 hari, kali seratus ribu. Yang sosialisasi kita hadirkan seratus orang seratus ribu. Jadi rakyat akan mendapatkan dana seratus orang satu desanya," jelasnya.

Adapun pelaksanaan program padat karya itu akan dimulai pada bulan Oktober mendatang, sehingga untuk mematangkan persiapan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi lintas sektoral.

"Sudah akan mulai, nanti bulan depan mulai. Besok kita akan rapat kordinasi bupati, sekda, forkompinda, kepala dinas akan kita petakan untuk setiap desa di Majalengka agar tidak terjadi tumpang tindih antara yang di pusat dengan yang di daerah supaya merata. Program itu terkontrol, bagaimana bansos itu betul-betul diterima rakyat," ucapnya.

Terkait program bantuan langsung tunai Bahan Bakar Minyak dari Pemerintah Pusat, Kabupaten Majalengka mendapatkan alokasi penerima manfaat sebanyak 158.000 orang.

"Kita dari pusat itu menerima 158 ribu sekian orang untuk di Kabupaten Majalengka," tandasnya.

Tags

Terkini