news

Persoalan PT Gunawan Fajar Makin Rumit, FSBI Makin Solid dan Bangkit

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 21:31 WIB

Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Sejauh ini aksi mogok kerja terus dilakukan oleh karyawan/buruh atau pekerja yang tergabung dalam FSBI untuk memperjuangkan hak-hak normatif mereka dari PT Gunawan Fajar, yang berlokasi di Desa Jegreg, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa timur.

Baca Juga : Hadiri Audensi di Pemkab Nganjuk, HRD dan Lawyer PT Gunawan Fajar Akui Tak Penuhi Hak-hak Normatif Karyawan

Pantauan jurnalis Nawacitapost.com sampai hari Jum'at (19/08/2022) sekitar pukul 18.00 WIB karyawan/buruh atau pekerja masih memadati pintu gerbang PT Gunawan Fajar, tidak hanya itu justru mereka didukung dengan Mobil Komando FSBI yang dilengkapi dengan pengeras suara yang siap untuk mendukung aksi demo.

Informasi yang dihimpun jurnalis Nawacitapost.com bahwa Mobil Komando FSBI tersebut datang dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dalam rangka memberikan support kepada karyawan/buruh atau pekerja PT Gunawan Fajar untuk mendapatkan hak-hak normatifnya.

Pada berita sebelumnya yang berjudul "Hadiri Audensi di Pemkab Nganjuk, HRD dan Lawyer PT Gunawan Fajar Akui Tak Penuhi Hak-hak Normatif Karyawan" diupayakan oleh PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi untuk membuat kesepakatan dan komitmen antara Karyawan dengan pihak Perusahaan.

Namun upaya tersebut gagal dikarenakan yang menghadiri audensi bukan Direktur Perusahaan, melainkan HRD atas nama Yulian dan Pengacara asal Jakarta atas nama Rizal.

Kedua orang perwakilan dari PT Gunawan Fajar tersebut yang tidak memiliki kebijakan untuk memutuskan penyelesaian persoalan-persoalan perusahaan, hingga menyebabkan karyawan/buruh atau pekerja terus melakukan aksi mogok kerja yang sudah hampir satu minggu.

-


Menurut Ahmad Sholeh koordinator FSBI mengatakan karena kemarin hasil dari pertemuan di Pemkab atau yang di agendakan oleh Pak PLT Bupati, dipertemukan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dan perselisihan antara karyawan/buruh atau pekerja dan perusahaan atau pemberi kerja ini di kantor Kabupaten Nganjuk tidak ada titik temu.

"Harapan besar kita itu yang hadir Direktur PT Gunawan Fajar, karena persoalan-persoalan yang ada ini biar cepat terselesaikan, ternyata yang hasil kemarin itu manajemen HRD dan lawyernya, jadi seolah-olah persoalan ini semakin rumit dan sebagainya, karena yang hadir bukan direktur utama," kata Ahmad Sholeh pria yang asli kelahiran Mojokerto tersebut.

Sholeh menambahkan bahwa dari audensi kemarin yang dilakukan, penyampaian perusahaan itu masih belum untuk menuju pada penyelesaian persoalan, karena kemungkinan memang kapasitas yang hadir pada pertemuan kemarin itu tidak punya kapasitas untuk memutuskan tentang tuntutan pekerja.

"Kemarin Pak Bupati meminta kepada pihak perusahaan agar diselesaikan secepat mungkin, perusahaan pun menjawab akan diselesaikan atau menghadiri mungkin hari Senin, namun hari Senin juga perusahaan juga tidak menjanjikan, bisa dan tidaknya itu tergantung perusahaan, makanya kami sikapi dengan adanya Mobil Komando di sini,"imbuh Sholeh.

Sholeh mengungkapkan bahwa, dikarenakan hasil pertemuan di Pemkab Kabupaten Nganjuk tidak ada titik temu, akhirnya kami mendatangkan Mobil Komando dari Sidoarjo,

"Harapan kami itu pada hari Senin dan Selasa, karena Mobil Komando sudah dilengkapi dengan pengeras suara, sesuai pemberitahuan kami kepada Polda Jawa Timur, akan melakukan unjuk rasa damai kepada Bupati dan PT Gunawan Fajar, untuk mendukung menyampaikan tuntutan kami dalam orasi nanti," ujar Sholeh.

Sholeh menegaskan dari hasil rapat dari dengan pengurus pusat itu untuk hari Senin yang akan datang ini mungkin kita akan membawa dari perwakilan FSBI Madiun saja dan anggota yang ada di PT Gunawan Fajar untuk mengikuti unjuk rasa damai, dan solidaritas sesama keluarga besar FSBI.

"Untuk yang dari perwakilan dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan wilayah Jawa Timur, itu mungkin untuk sementara tidak kita datangkan dulu, namun jikalau nantinya semakin rumit dan sulit kami akan semakin Solid dan bangkit," pungkas Sholeh.
(Skr/Sin)

Tags

Terkini