Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Memasuki pertengahan tahun 2022 dan ini adalah saatnya penyampaian Laporan Semester I APBN 2022 dari pemerintah ke DPR. Penyampaian laporan ini merupakan bagian dari bentuk pengawasan langsung DPR terhadap pelaksanaan APBN. Lalu, bagaimana kinerja APBN di Semester I tahun 2022 ini?
Mengutip Unggahan Instagram Suahasil Nazara (@suahasil) selaku Wakil Menteri Keuangan RI, Kinerja APBN pada semester I tahun 2022 menunjukkan fundamental ekonomi nasional yang terjaga di tengah tekanan ekonomi global dan lonjakan harga komoditas yang disebabkan tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina. Tingkat inflasi terkendali dan tren pertumbuhan juga diperkirakan akan terus menguat di sepanjang 2022.
Tumbuhnya ekonomi Indonesia ditopang oleh membaiknya konsumsi rumah tangga seiring meningkatnya daya beli masyarakat. Ini tentu tidak terlepas dari peran APBN sebagai shock absorber. Optimalisasi APBN sebagai peredam risiko guncangan global juga didukung kombinasi peningkatan penerimaan negara dan penyaluran belanja negara.
Kenaikan penerimaan negara memberi tambahan ruang fiskal yang kemudian dialokasikan melalui belanja negara untuk menguatkan perlinsos, menambah subsidi, dan penyaluran BLT tambahan untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng. Beragam upaya tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan stablitas harga komoditas di dalam negeri.