news

8 Orang Meninggal Akibat DBD, Dinkes Karawang Minta Warga Perhatikan Talang Air Rumah

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:56 WIB

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Kepala Dinas Kesehatan Karawang melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yayuk Sri Rahayu meminta warga untuk memperhatikan talang air rumah masing-masing karena dapat berpotensi menjadi sumber penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Banyak sejumlah tempat yang terlupakan masyarakat yang ternyata menjadi sumber berkembang biaknya nyamuk DBD."

"Salah satu tempat potensial sumber nyamuk DBD adalah genangan air, misal di talang air rumah, tempat air minum burung ayam, dispenser, itu jadi potensi saranh nyamuk yang terlupakan," ungkapnya Yayuk, Kamis (30/6/2022).

Meskipun demikian Yayuk juga meminta, masyarakat di rumahnya ada kolam agar diisi ikan dan juga jika ada tempat penampungan air yang sulit dijangkau agar diberikan serbuk abate.

"Jangan ada yang menggantung semisal pakaian, juga barang-barang bekas ban, botol jangan sampai menumpuk karena menjadi genangan air sebagai tempat sarang nyamuk," ujarnya.

Menurut Yayuk juga meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap penyakit DBD dengan melakukan upaya pencegahan dan pengendaliannya.

Adapun upaya pencegahan itu melakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dengan 3M plus.

"Yakni, menguras atau membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang atau mengubur barang-barang bekas."

"Plusnya itu dengan melakukan upaya tambahan seperti memakai kelambu, obat nyamuk. Dan dilakukan fogging sebagai langkah terakhir dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Karawang, kasus DBD Januari hingga Juni 2022 mencapai 743. Sedangkan pada 2021 periode yang sama, kasus DBD hanya 568.

"Angka kematian akibat DBD pada 2022 sebanyak delapan warga. Sementara pada 2021 hingga Juni hanya tiga yang meninggal." Pungkasnya.

Nurjaya Bachtiar

Tags

Terkini