news

Informasi Peluncuruan Merdeka Belajar 20 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Selasa, 31 Mei 2022 | 19:18 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Seiring dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat, kebutuhan untuk mempelajari kemampuan baru (reskill) dan meningkatkan kemampuan (upskill) pun semakin besar. Indonesia sendiri masih memiliki pekerjaan rumah karena relevansi kemampuan lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri hanya berada di 64%.

Survei sebelumnya yang dilakukan oleh Willis Towers Watson pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 menyatakan bahwa delapan dari sepuluh perusahaan di Indonesia mengeluhkan sulitnya mencari lulusan perguruan tinggi yang siap kerja.

Guna menutup kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja, Kemendikbudristek mendorong kolaborasi antara praktisi dan dosen di ruang kelas sehingga bisa meningkatkan jumlah praktisi yang mengajar di perguruan tinggi. Hal tersebut sesuai dengan indikator kinerja utama (IKU) ke-4 yang akan membawa studi kasus terkini, praktik terbaik, dan teknologi aplikatif terkini untuk mendorong kelas yang lebih partisipatif dan kolaboratif dengan mengedepankan kerja sama tim (IKU 7). Program kolaborasi ini disebut dengan Program Praktisi Mengajar.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengundang rekan-rekan Media untuk hadir secara daring dalam peluncuran Merdeka Belajar Kedua Puluh: Praktisi Mengajar, yang akan diselenggarakan pada,

Tags

Terkini