Batam, NAWACITAPOST.COM- Aksi unjuk rasa, aliansi mahasiswa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, untuk menyampaikan beberapa poin yang menjadi tuntutan mereka, Senin, (11/04/2022), sore.
Tuntutan para Mahasiswa tersebut, yakni:
Pertama, isu penundaan Pemilu 2024 dan tiga periode masa jabatan Jokowi;
Kedua, meminta pemerintah pusat untuk mengkaji ulang UU Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara;
Ketiga, kelangkaan minyak goreng, dan Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak).
Menanggapi tuntutan para mahasiswa, Muhammad Kamaluddin, selaku Wakil Ketua I DPRD Batam, menyampaikan bahwa :
Pertama, Untuk Pemilu 2024 ditunda, itukan isu, tidak mungkin DPRD merespon isu, karena KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Batam saja sudah audiensi dengan DPRD Batam pada 14 Februari 2022 lalu terkait persiapan Pemilu 2024, dan tahapan Pemilu 2024 sudah mulai berproses di KPU;
Kedua, Terkait periode Jokowi, tidak akan mungkin jika tidak ada amandemen atau perubahan dari konstitusi yang sudah ada;
Ketiga. Untuk kelangkaan minyak goreng dan kenaikan harga BBM, DPRD akan mengundang pihak terkait.
(Humas DPRD Batam)