news

Kapolres Mentawai : Keberhasilan Daerah Capai Vaksinasi Harus Diapresiasi

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:09 WIB

Mentawai, NAWACITAPOST - Kunci keberhasilan vaksinasi terletak pada tiga faktor utama. Pertama, tim atau petugas vaksin, kedua, ketersediaan vaksin dan ketiga mapping atau pemetaan wilayah dengan melihat daerah atau kawasan yang mana menjadi prioritas terlebih dahulu.

Hal itu disampaikan Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Muat dalam rangkaian kegiatan rapat kerja dinas kesehatan akhir pekan kemarin di aula kantor dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ketiga faktor tersebut, kata dia, telah dibuktikan oleh Kepulauan Mentawai dalam mencapai target vaksinasi, baik vaksinasi umum maupun lansia di atas 60 persen.

“Ini bukti nyata pencapaian vaksin di Kepulauan Mentawai, meski dihadapkan dengan kondisi geografis dan tenaga vaksinator yang terbatas. Namun, dengan semangat dan tim vaksinator yang solid dan tidak mengenal menyerah, akhirnya Mentawai tetap bisa mencapai target. Seharusnya, daerah yang telah mencapai target vaksinasi mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, di tengah kondisi daerah Kepulauan Mentawai yang memiliki tantangan dari sisi geografis dan tenaga vaksinator yang terbatas. Keberhasilan tersebut, juga tidak terlepas dari upaya edukasi tim vaksinasi dalam menghimbau serta memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya vaksin itu sendiri.

“Masyarakat Mentawai adalah masyarakat yang mudah diedukasi, meski masih banyak juga yang belum mau divaksin. Ini, hanya soal belum sampainya edukasi itu sendiri kepada masyarakat yang masih mempercayai informasi-informasi hoax atau yang belum bisa dibuktikan kebenarannya,” ujarnya.

Sekarang, kata dia, mulai melakukam vaksinasi untuk anak usia 6 tahun sampai 11 tahun. Namun, dari pencapai selama satu pekan belakangan masih relatif rendah atau baru mencapai 0,4 persen untuk di pusat ibukota Kabupaten. Hal ini kata dia, harus terus ditingkatkan terutama sekolah-sekolah yang mudah dijangkau.

Menurut dia, anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) bisa saja difungsikan dalam mendukung pencapaian vaksin tersebut. Dimana, kata dia, berdasarkan hasil rapat bersama dengan Kemendagri mengizinkan penggunaan dana BTT tersebut, untuk pencapaian vaksinasi tersebut.

“Saya akan sampaikan kepada Bapak Bupati, bahwa dana BTT boleh digunakan untuk mendukung pencapaian vaksinasi. Jadi, tidak ada alasan bagi kita pencapaian vaksin yang masih rendah, karena terkendala dengan anggaran. Apalagi, ini adalah program nasional yang harus kita sukseskan bersama,” pungkasnya. (Saohagolo)

https://youtu.be/m5KqukCtovc

Tags

Terkini