" Sudah saatnya, anak-anak muda mengambil bagian dalam menjawab isu-isu krusial dan global seperti energi dan lingkungan, " Harap Rektor UNESA.
Setelah itu dilakukan, dia mengajak pemerintah dan industri untuk melirik dan mewadahi karya-karya mahasiswa tersebut sehingga nantinya bisa dikembangkan dan dilanjutkan ke implementasinya dalam bentuk produk unggulan dalam negeri.
“Pemerintah, kampus, stakeholder harus mendorong anak-anak muda berkarya dan mewadahinya,” tandasnya.
Jika ada produk atau karya anak bangsa perlu didukung dan diapresiasi. Belajar dari pengalamannya kunjungan ke Jerman, ternyata, karya-karya mahasiswa di sana tidak berakhir pada penentuan juara atau gudang-gudang kampus, tetapi ada yang mewadahinya lebih lanjut, pemerintah, kampus dan industri mengambil bagian di dalamnya.
Berikan Keringanan Tugas Akhir
Untuk para mahasiswanya yang mengikuti final KMHE tersebut, ia menjanjikan untuk meringankan tugas akhirnya. Karena, untuk merancang mobil tersebut, butuh waktu, studi dan kerangka berpikir serta metode yang itu tidak semua mahasiswa bisa melakukannya.
Karena itu sebagai bentuk apresiasi dan memotivasi, pihaknya juga menjanjikan beasiswa juga untuk tim yang berprestasi di tingkat nasional.
Sementara itu, Perwakilan Puspresnas, Rizal Alfian, M.A., Koordinator Pokja Dikti dalam sambutannya mengatakan bahwa lewat KMHE yang diselenggarakan Perpusnas itu, pemerintah ingin mendorong terciptanya ragam inovasi anak-anak di seluruh penjuru negeri untuk menjawab persoalan energi.
Menurutnya, mahasiswa dan anak-anak muda memiliki passion yang kuat, nyali yang tinggi dan semangat yang menyala. Potensi-potensi itulah yang pemerintah wadahi, salah satunya lewat KMHE.
Rencanakan ke tahap inovasi teknologi otomotif
Selain itu, paling penting lagi, lanjutnya, Puspernas baru berdiri 2019 akhir, beberapa tujuannya untuk mengembangkan prestasi dan manajemen talenta anak-anak bangsa.
Di level kampus ada program pembinaan dan penjarian talenta. Talenta yang dijaring lalu dilakukan promosi ke tahap karir belajar untuk melanjutkan studi dan prestasi dan promosi karir profesional mahasiswa.
Karya inovasi mahasiswa, tidak akan dilombakan saja, tetapi pihaknya juga akan menggandeng mitra atau industri agar temuan dan inovasi mahasiswa tersebut bisa dilanjutkan ke tingkat inovasi teknologi otomotif.
“Setidaknya temuan teknologi mobil hemat energi bisa diterapkan dalam teknologi otomotif dan itu dream kita ke depan, termasuk mobil yang ramah lingkungan,” harapnya. (Hms/BNW)