Surabaya NAWACITAPOST - Beberapa kelompok masyarakat Surabaya kembali menuntut agar hari Pahlawan 10 November dijadikan hari libur nasional.
Tuntutan ini dituangkan melalui aksi main biola selama 45 jam dan membentangkan poster yang berisi seruan "Menuju 10 November sebagai hari libur Nasioanal" di Jalan Tunjungan Surabaya.
" Selama ini, tanggal 10 November, hari pahlawan hanya diperingati sebagai hari nasioanal, bukan sebagai hari libur nasional," Ungkap Arul lamandau sang pemain Biola disela giat aksinya, Selasa 9 November 2021.
Ia mengaku kenapa pihaknya mengharap 10 November sebagai hari libur nasional, agar masyarakat khususnya warga Surabaya bisa khidmat ketika memperingati hari tersebut.
"Kalau aktivitasnya masih kerja, maka mereka akan lupa, ini ada peristiwa apa?" tegas dia.
Sementara itu, Wakil Walikota Surabaya Armuji yang berkesempatan hadir, mengapresiasi aksi kreatif tersebut.
Dia menyebut bahwa aksi mereka cukup inovatif, karena bisa melakukan aksi damai sembari memainkan musik yang menarik.
" Artinya, bilamana nantinya Jalan Tunjungan ini bisa dibuka , mereka para seniman akan diupayakan diberi kesempatan untuk menampilkan kreasinya masing masing," ungkap Cak Ji sapaan Wakil Walikota Surabaya.
"Ini luar biasa enggak kalah sama luar negeri. Ini yang kita harapkan, iki Suroboyo rek. Pokoke Getno, nguno lho," pesan Armuji. (BNW)