news

Projo Bongkar Keuntungan Mafia PCR, Bikin Geleng Kepala

Sabtu, 6 November 2021 | 12:06 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTDitengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda, masyarakat dihebohkan dengan adanya polemik soal mavia PCR. Pasalnya tindak kriminal yang dilakukan dinilai merugikan masyarakat karena harga tes PCR cukup fantastis.

Tak main-main, pada kluster sebelumnya, satu kali tes PCR dibanderol dengan harga Rp 800 ribu hingga Rp 3 juta rupiah. Kondisi ini tentu tidak menguntungkan bagi berbagai pihak, khususnya presiden Joko Widodo yang terus berjuang memutar kebijakan untuk pengendalian wabah ini.

Banyak faktor yang membuat mafia PCR masih menggerogoti lumpuhnya bangsa karena pandemi. Bendahara Umum DPP Pro Joko Widodo (Projo) Panel Barus menilai hal ini miris dan harus ditindak tegas oleh pemerintahan.

Menurutnya, nampak tidak adanya kesamaan internal pemerintah soal harga PCR.  "Jadi, terlihat betul ketidaksinkronan di internal pemerintah dalam memberantas bisnis PCR bertarif mahal," jelasnya.

Keuntungan yang diperoleh para mafia PCR dinilai cukup besar, sebab diketahui satu alat tes hanya berkisar antara Rp 13 ribu hingga Rp 60 ribu. Harga tersebut digunakan untuk reagen pada mesin tes PCR buatan Tiongkok.

Kondisi akan makin parah ketika rakyat yang selalu menjadi korban atas kebijakan yang dipengaruhi para mafia. "Rakyat sudah susah di tengah pandemi covid-19. Jadi, aturan tes PCR yang harus segera dihentikan," imbuhnya.

Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV 


https://youtu.be/emrMV7g9XGw

Tags

Terkini