news

Asdep Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN, Lakukan Penanaman Perdana Tebu Mandiri

Kamis, 4 November 2021 | 09:25 WIB
Jombang, NAWACITAPOST - Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN, Rahman Ferry Isfianto berkunjung ke Nganjuk. Kunjungan kerja (Kunker) tersebut dalam rangka penanaman perdana tebu mandiri di kawasan hutan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bertempat di Desa Ngujung, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Rabu (3/11/2021).



Hadir dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) Asisten Deputi Kementerian BUMN. Direktur utama Perhutani Direktur operasional Perhutani Kepala Divisi Regional (Kadivre) Jawa Timur, Kurniawan Purwanto Sanjaya, Administratur (ADM) KPH Jombang Muklisin,

Administratur KPH Jombang menyampaikan, rencana target penanaman tebu mandiri di wilayah hutan KPH Jombang seluas 426,31 H dan yang sudah selesai sekitar kurang lebih sekitar 321 H.

"Kita merencanakan untuk penanaman tebu mandiri di wilayah hutan KPH Jombang, 426,31 H. Untuk lahan yang sudah selesei siap tanam kurang lebih sekitar 321 H,"ujarnya.

Kemudian, ketua LMDH Ngudi lestari Ngujung barat Tarkam, mengucapkan terima kasih kepada pihak perhutani KPH Jombang atas terselenggaranya program tebu mandiri

" Saya ucapkan banyak terima kasih dan kami sangat mendukung jajaran KPH Jombang dengan adanya program ini, dan masyarakat bisa bekerja di lahan tersebut mulai dari penanaman, perawatan, tebangan. Selain itu, kami nanti juga akan mendapat bantuan berupa ternak untuk ekonomi produktif serta hasil panen 10 persen dari dana shering,"ucap.Tarkam

Selanjutnya, Asisten Deputi Bidang Industri dan Kehutanan kementerian BUMN Rahman Fery Isfianto juga menambahkan, terkait adanya program tebu mandiri ini agar manfaatnya dapat di rasakan oleh masyarakat,

" Program ini memang bagian dari senergi BUMN. Pak Menteri juga mengingatkan tidak hanya BUMN aja yang bersinergi tapi, BUMN juga harus bersinergi dengan masyarakat diharapkan. keberadaan Perhutani dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"tambahnya.

(TS)

Tags

Terkini