news

DPC Himni Mentawai Dukung Program Gebyar Vaksinisasi di Mentawai

Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:15 WIB
Sumbar, NAWACITAPOST - Himpunan Masyarakat Nias (HIMNI) Kepulauan Mentawai mendukung program gebyar vaksinisasi masal yang akan di gelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (30/10/2021) mendatang. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat yang belum mendapat vaksin tidak hanya diberi vaksin, namun berkesempatan mendapat doorprise berupa sepeda, televisi, kulkas dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Ketua DPC Himni Kepulauan Mentawai, Sudi Hulu mengatakan bahwa eksistensi sebuah organisasi mesti dibuktikan dengan apa yang telah diperbuat. Dalam menyukseskan program pemerintah untuk mencapai herd immunity pada warga, DPC Himni Mentawai ikut berkontrobusi aktif.

Baca Juga : Satu Warga Meninggal Dunia Dampak Banjir Sekadau


“Ini salah satu bentuk partisipasi dan kontribusi kita, sebagai salah satu mendukung program Pemerintah. Dari Himni sendiri kita memberikan sejumlah hadiah untuk kegiatan gebyar vaksin yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober 2021 mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah


Dia juga menghimbau agar masyarakat yang belum mendapatkan vaksin agar ikut serta dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, vaksin merupakan salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.

Senada dengan ketua DPC Himni Kepulauan Mentawai, Sekretaris Daerah Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan mengharapkan, masyarakat Mentawai yang belum melaksanakan vaksin untuk dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Dia mengatakan, vaksin sudah terbukti dapat mencegah dan mengurangi dampak dari terpapar Covid-19.

Cek Berita viral di TikTok NAWACITA, klik Disini


“Secara pribadi, saya himbau masyarakat, terutama yang belum vaksin, untuk datang mengikuti vaksin di halaman kantor Bupati Kepulauan Mentawai. Vaksin sudah terbukti baik dan halal. Jadi, jangan ada lagi masyarakat yang enggan atau tidak mau divaksin karena membaca informasi yang tidak benar,” pungkasnya.

https://youtu.be/cGCAbuAE-mc

Tags

Terkini