news

Bupati Blitar Launcing Program APP Pejantan Anom Kabupaten Blitar dan Pelatihan Budidaya Cacing Bagi Masyarakat Tahun 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:57 WIB
Blitar. NAWACITAPOST - Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah melauncing Program Anti Poverty Program ( APP ) Pelatihan Kewirausahaan dan Jalin Kemitraan Tentang Agriculture Non Mainstream ( Pejantan Anom ) dan Pelatihan Budidaya Cacing bagi masyarakat. Bertempat dibalai Desa Ponggok Kecamatan Ponggok, Rabu (27/10/2021).



Launcing Program APP Pejantan Anom Kabupaten Blitar Dan Pelatihan Budidaya Cacing Bagi Masyarakat dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Kepala BPS, Perwakilan Bank Indonesia, Kapolsek Ponggok, Danramil dan Mitra Usaha.

Baca juga: Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah


Dalam sambutannya Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah mengatakan, Program APP Pejantan Anom merupakan kepanjangan dari Anti Poverty Program Pelatihan Kewirausahaan dan Jalin Kemitraan Pertanian,Perternakan, Perikanan Non Mainstream. Program ini terkait upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Blitar.

Simak berita lainnya di Tiktok NAWACITA


“Inti dari program ini adalah pemberian pelatihan kewirausahan kepada masyarakat kurang mampu. Kemudian diberikan bantuan sarana prasarana, mendapat pendampingan sekaligus monitoring dan evaluasi selama 6 (enam ) bulan.

Serta dicarikan mitra usaha yang siap berkerja sama kontraktual baik dari sisi pendampingan maupun pemasaran selama minimal 1 tahun.

“Sebagai bentuk kebijakaan Afirmasi penetapan sasaran penerimaan manfaat program, adalah meberikan prioritas kepada Rumah Tangga Miskin yang memenuhi salah satu dari 5 ( lima ) katogeri yaitu Warga Miskin Kepala Rumah Tangga Perempuan , Warga Miskin Penyandang Disabilitas, Warga Miskin yang merawat Disafabel/OGDJ?sakit keras, Warga Miskin Lansia pedagang keliling dan Warga miskin pekerja dengan resiko tinggi,”tandasnya.

NAWACITA TV: LAPAS PURWAKARTA CIPTAKAN KREASI DENGAN PERTANIAN HIDROPONIK


https://www.youtube.com/watch?v=3mGML61xa_k

"Dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di daerah, Pemerintah Pusat telah memberi arahan agar dilakukan langkah-langkah koordinasi secara terpadu, lintas pelaku dalam penyiapan, perumusan dan penyelenggaraan kebijakan penanggulangan kemiskinan," jelasnya.

Menurut Bupati Blitar Rini , dipilihnya sektor usaha non mainstream adalah karena tidak membutuhkan modal kerja yang besar ketika akan memulai usaha.

Sektor itu, ia katakan, juga sudah berkembang pesat di Kabupaten Blitar 10 tahun terakhir. Seperti budidaya jangkrik, magoot, cacing, budidaya labu siyam dan lain-lain. Sektor ini juga cukup dapat bertahan, bahkan tidak banyak terpengaruh oleh resesi akibat pandemi Covid-19.

"Selain itu untuk membudidayakannya tidak harus mengorbankan pekerjaan utamanya, sehingga bisa dijadikan usaha sampingan untuk menambah penghasilan keluarga. Meskipun begitu, Mak Rini menguraikan bahwa bisnis non mainstream juga memiliki resiko fluktuasi harga yang tinggi.

Bupati Blitar Rini Syarifah berharap kepada calon mitra usaha APP Pejantan Anom Tahun 2021 ikut mendukung keberhasilan program ini.

Karena keberhasilan program APP Pejantan Anom adalah keberhasilan usaha Bapak/ Ibu juga. Agar program ini berjalanan lancar sukses, berhasil berguna, serta dapat di replikasi kewilayah desa/kelurhan dan atau kantong kemiskinan pada sektor non mainstream lainnya, demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera,”pungkasnya.

(adv Diskominfo/Frins Maurins)

Tags

Terkini