Surabaya NAWACITAPOST - Dihari terakhir resesnya, anggota komisi D DPRD Surabaya, Hari Santosa melabuhkan kunjungannya ke warga Lempung.
Bertempat di Balai RT02 RW05, kelurahan Manukan Wetan kecamatan Tandes, seperti biasa Hari Santoso memaparkan kinerjanya selama hampir 2 tahun di Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat (Kesra) meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga, Ketenagakerjaan dll.
Termasuk juga sosialisasi dan edukasi, aturan dan program pemerintah yang terkait komisinya.
Hari menjelaskan, selain fungsi membuat Undang-Undang, anggaran dan pengawasan, tugas seorang anggota Dewan juga menjaring aspirasi masyarakat.
" Dalam setahun, anggota dewan turun ke masyarakat 18 kali, " Tutur politisi Partai NasDem ini.
" Monggo, usulan-usulan bisa disampaikan sehingga bisa kami catat dan perjuangkan," tambahnya.
Tapi ingat, terkait realisasinya, Hari Santosa mengaku tidak mau dianggap Pemberi harapan palsu (PHP) karena semua adalah wewenang pemerintah disesuaikan peta prioritas pembangunan.
Terkait masalah bantuan, Hari mengharapkan RT dan RW berperan aktif untuk pendataan warganya dan memasukkannya di data MBR.
" Semua bantuan berawal dari data MBR, " Terangnya.
" Bapak ibu, jangan dikira ini semua biaya dari Dewan, tapi semua tetap dari APBD. Jadi jika ada Dewan yang mengaku-ngaku memberikan bantuan pembangunan dari uang pribadi, itu menurut saya omong kosong, " Tegasnya.
Ketua RW 05, Abd Shomad memgawali sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan perjumpaan awal Dewan Hari Santosa dengan warganya.
" Ini adalah awal perjumpaan, semoga kedepan bisa saling membuka diri antara masyarakat dan wakilnya di DPRD, " Katanya membuka acara reses di Lempung Perdana IV, Senin 25 Oktober 2021.
" Karena beliau dari dapil V, hukumnya wajib pak Hari bisa memfasilitasi pembangunan di wilayah lempung, " Tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, pak RW mempersilahkan warga untuk mengajukan aspirasi, pendapat, saran bahkan kritikan
" Mudah-mudahan pak Hari bisa memfasilitasi warga Lempung, " Tandasnya.