news

Bupati Blitar Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2021 "Santri Sehat Jiwa Raga"

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:33 WIB
Blitar, NAWACITAPOST - Peringatan Hari Santri 2021 yang jatuh pada Tanggal 22 Oktober, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021, bertempat di alun-alun Pemkab Kanigoro,Senin (25/10/2021).



Bupati Blitar Hj. Rini Syahrifa sebagai Irup Upacara Hari Santri 2021, diikuti oleh perwakilan pondok pesantren, Ormas Islam, TNI- Polri dan Aparat Sipil Negara ( ASN ). Tak hanya itu, dihadiri Sekda Kabupaten Blitar, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ), Pengurus Pondok Pesantren dan para Ulama.

Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah seusai Upacara Hari Santri Nasional menjelaskan, Hari Santri Nasional 2021 ia berpesan karena kita ini melawan virus corona, disini kita harus jiwa raganya kuat.

“Sesuai dengan tema Hari Santri Nasional 2021, “Santri Sehat Jiwa Raga” dalam arti saat ini kita tidak melawan penjajahan tetapi melawan satu virus yang tidak terlihat, yang dulunya pandemi sekarang menjadi endemik. Kita tidak tahu sampai kapan virus ini berakhir,”kata Bupati Blitar.

"Maka dari itu yang muda-muda ini ,Santri santriwati harus mengedukasi dan pelopor kepada masyarakat melawan virus Corona dengan selalu mematuhi dan displin prokes untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona. Berharap kepada masyarakat harus tetap displin dan menerapkan protokol kesehatan,"tegasnya.

“Tantangan bagi santri dan Santriwati terutama yang milenial kita,yakni harus mengikut dimana saat ini adalah era digitalisasi, kita harus bisa mengikuti bagaimana tekhnologi saat ini semakin berkembang.

NAWACITA TV: PENOLAKAN PEMUDA BATAK BERSATU DI KALIMANTAN


https://www.youtube.com/watch?v=QC5RvZ85Bsk

Maka dari itu ,meminta kepada para santri dan santriwati di Kabupaten Blitar untuk melek dengan teknologi untuk menghadapi era digitalisasi. Dizaman sekarang ini era digitalisasi para santri harus mengikuti perkembangan teknologi untuk bekal di masyarakat,”ujarnya.

Bupati Blitar Rini mengatakan, peran pondok pesantren jika dulu Pondok pesantren itu hanya mengajari ilmu agama, namun saat ini mulai mengajari para santriwan dan santriwati untuk berwirausaha.

“Ayo santri dan santriwati kita harus berkarya dan menghasilkan sesuatu yang lebih,yang ada di pondok pesantren ini,”pungkasnya.

Simak berita lainnya di Tiktok NAWACITA


Sementara itu Baha’udin selaku Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se-Kabupaten Blitar mengatakan, tema peringatan Hari Santri Nasional 2021 ini, adanya dua anugerah dari pemerintah dan Presiden RI Joko Widodo yang pertama menetapkan tanggal 22 Oktober 2015 sebagai Hari Santri Nasional, ke dua adalah tentang pengesahan UU No.18 tahun 2019 tentang pesantren yang berfungsi sebagai rekopmisi dan afirmasi, bahwa Pesantren tidak hanya berfungsi mengemban pendidikan tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat, dan kado berikutnya Presiden juga telah menetapkan Perpres no. 82 tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren secara khusus mengatur tentang dana abadi Pesantren yang di alokasikan untuk peningkatan pengembangan Sumber Daya Manusia di dunia pendidikan Pesantren lingkup Pondok pesantren diharapkan bisa mengembangkan semua potensi yang ada.

“Tentu dengan moto yang disampaikan oleh Menteri Agama Santri Sehat Jiwa Raga, merupakan pelecut di kalangan pesantren sebagai literasi untuk membuat gerakan agar lebih meningkatkan mutu kwalitas dan kwantitas para Santri dan Santriwati di era digitalisasi, dengan memberikan kegiatan sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman, misalnya dengan pelatihan-pelatihan di kalangan Pondok Pesantren.

Baca juga: Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah


Dan perjuangan para Ulama ini bukan untuk kepentingan tertentu, melainkan untuk kepentingan Nasional, melalui moment ini merupakan bagian dari pengingat yang perjuanganya adalah Rahmatan Lil Alamin, untuk menjaga persatuan dan kesatuan, melalui peningkatan nilai-nilai santri dan pesantren secara menyeluruh ke semua tingkatan,” tandas Baha’udin.

(Adv Diskominfo/ Frins Maurins )

Tags

Terkini