Surabaya NAWACITAPOST - Dalam setiap gelaran wisuda, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) selalu tertib melaksanakan wisuda disetiap semester. Baik untuk semester genap maupun ganjil.
Hal tersebut menjadi kebanggaan Ketua Keluarga Alumni Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (KAWIKAS), Dr. Drs. H. Agus Dono Wibawanto, M.Hum.
Hadiri Gelaran Wisuda Drive Thru UWKS Semester Genap TA 2020/2021, Agus Dono yang juga merupakan anggota komisi C DPRD Prov. Jawa Timur ini mengatakan, salah satu harapan kedepannya adalah pihak UWKS terutama Rektorat dan Dekana serta lembaga-lembaga yang lain bisa mendorong untuk lebih maksinal lagi terutama untuk jenjang akreditasi ditiap PRODI fakultas.
" Karena apabila dalam suatu kampus yang prodinya tidak bisa dimaksimalkan, maka timbul kurangnya apresiasi dari masyarakat. Padahal kita tahu, Wijaya Kusuma adalah kawah Candradimuka sumber daya manusia (SDM) di Jawa Timur," terang Agus Dono kepada Nawacitapost, Sabtu 16 Oktober 2021.
Agus Dono menjelaskan, diawal UWKS telah dikelola oleh tokoh-tokoh besar dari Golkar seperti pak Said (H. Moch. Said), pak Blegoh (Blegoh Soemarto) dan pak Nandar (H.Soenandar Prijo Soedarmo) serta yang lainnya, maka dari itulah disebut kawah Candradimuka tokoh-tokoh di Jawa Timur.
Harapannya, UWKS kedepan tetap menjadi kawah Candradimuka untuk potensi SDM masyarakat di Jawa Timur.
" Saya percaya, apalagi Rektor yang baru ini sangat luar biasa karena memiliki visi dan misi besar untuk mengembangkan Wijaya Kusuma kedepan," akunya.
Ditambah lagi peran yang luar biasa dari pihak yayasan yang sudah memberikan darma bakti yang nyata terutama dengan hadirnya 2 tower dan mudah-mudahan kedepan bisa jadi 3 tower dan dapat diberi nama sesuai pendiri UWKS sebagai bentuk penghormatan.
" Itulah salah satu Darma bakti pengganti beliau-beliau (para pendiri UWKS, red) dalam mengembangkan Wijaya Kusuma sebagai kampus unggulan," harap ketua Alumni ini.
Agus Dono juga berharap, masyarakat Jawa Timur maupun di Indonesia yang ingin putra-putrinya digodok secara keilmuan, maka UWKS lah kampus yang paling layak.
Karena UWKS memiliki identitas yang jelas yaitu memiliki visi dan misi yang sangat luar biasa terutama untuk Kepentingan lingkungan.
" Sebagai Alumni, kami sangat berterima kasih melihat potensi lingkungan dan sumber daya yang ada dikampus ini," ucap pria yang pernah menjadi dosen di Fisip dan fakultas Hukum UWKS.
Ditanya terkait konstribusi Kawikas, Agus Dono menyampaikan salah satunya adalah selalu hadir apabila kampus membutuhkan.
" Kawikas merupakan satu pilar utama dalam proses pendidikan di UWKS. Apabila dibutuhkan, mereka akan hadir dan membantu sesuai keinginginan kampus. Ini adalah bentuk apresiasi dan darma kami," ungkapnya.
Agus mencontohkan, bagi alumni yang sudah mapan diluar kampus yang mempunyai perusahaan maupun kelembagaan bisa melakukan MoU dengan kampus.
" Dengan keputusan pemerintah menjadikan kampus merdeka belajar, mereka harus mengimplementasikan ilmunya kepada lembaga-lembaga yang terkait dengan kepentingan kampus. Itu yang paling utama," terang Alumni S1 Sospol UWKS wisudawan tahun 1992 ini.
Begitu juga, ia mendorong pihak kampus dapat melakukan MoU dengan lembaga-lembaga pemerintahan, swasta maupun dengan lembaga yang kajiannya mendapat satu presentasi yang luar biasa.
" Dengan begitu, lulusan-lulusan Wijaya Kusuma bisa menjadi lulusan yang handal. Tidak hanya di ilmu pengetahuannya tetapi juga dari sisi Praktisnya," lanjut alumni S2 fakultas hukum UWKS ini.
" Hari ini kami menerima mereka (para lulusan, red) sebagai keluarga besar Kawikas periode tahun 2021 semester genap," tandasnya. (BNW)