Overcrowded di Lapas dan Rutan merupakan permasalahan serta tantangan yang ada di Indonesia untuk mengatasi masalah tersebut Ditjen PAS perlu mengadakan rapat kinerja teknis (Rakernis) guna mengatasi overcrowded di Lapas dan Rutan serta mengembalikan Lapas dan Rutan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.
Kegiatan diawali dengan laporan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjen PAS) overcrowded di Lapas dan Rutan menyebabkan berbagai masalah salah satunya rentannya gangguan keamanan dan ketertiban, kurang berjalannya pembinaan kepada WBP dan sumber permasalahan lainnya.
BACA JUGA : Kakanwil DKI Menyerahkan Dua Ekor Kambing ke LPKA Kelas IIA Jakarta
Maksud dan tujuan dalam rangka pelaksanaan evaluasi pada unit pelaksana teknis pemasyarakatan serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan dan meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Peserta kegiatan diikuti oleh Pimpinan Tinggi Pratama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama, Kepala Divisi Pemasyarakatan seluruh Indonesia, Kalapas Kelas I seluruh Indonesia, KA UPT Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta seluruh pejabat administrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
-
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga dalam kesempatan ini beliau memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya beliau mengatakan kita harus belajar dar pengalaman "experience by learning".
Dalam kesempatan ini Reynhard Silitonga membuat mini games kepada peserta kegiatan terkait permasalahan yang berada di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Peserta kegiatan harus menulis bagaimana cara mengatasi permasalahan atau memanage permasalahan yang berada di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Ikut Tim NAWACITA TV Dalam Acara Wawancara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara " LAYANAN PRIORITAS, IMIGRASI JAKARTA UTARA TERIMA 1.100 AJUAN LEWAT EAZY PASPOR"
https://www.youtube.com/watch?v=cl6pW4nwX-Y&t=327s