Sumut, NAWACITAPOST- Gubernur Sumatera Utara (Utara) Edy Rahmayadibernjanji akan memperbaiki jembatan rusak di Nias Utara yang dilalui oleh siswa sekolah dasar (SD). Perbaikan itu disebut menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Memang kita mau betulin di 2022 ini kita buat jembatan di Nias menjadi prioritas,” kata edy di Medan, Jumat (1/10/2021).
Edy menyebutkan dirinya sudah melihat kondisi jembatan yang rusak itu. Edy melihat jembatan itu sebelum diterjang banjir saat kunjungannya ke Pulau Nias beberapa bulan yang lalu.
Edy mengaku bahwa jembatan itu harus diperbaiki, dan dirinya berjanji akan dibangun menjadi jembatan professional.
“Memang itu harus segera dibetulis. Diganti menjadi jembatan professional,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Protokler Pemkab Nias Idris mengatakan Pemkab Nias Utara menyebut Jembatan itu rusak gara-gara diterjang banjir.
Namun, akan adanya semua opsi untuk penanganan sementara dalam pembahasan. “Jadi sampai masih baru kita konfirmasi dengan PUPR soal penanganan jembatan itu, kita rapat dengan Sekda,” imbuhnya.
Seperti diketahui sebelumnya, sejumlah siswa di kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut) menantang maut demi sekolah, dengan menyebrang jembatan gantung sungai Muzoi yang hampir roboh karena diterjang banjir.
Dikutip dari berbagai sumber, sejumlah siswa SMP dari Desa Orahili, Kecamatan Namahalu siswa secara bergiliran melewati jembatan gantung yang hamper ambruk tersebut. Hal itu dilakukan para siswa karena tidak adanya lagi akses alternatif lain yang bisa dilewati.
Aksi yang sempat viral ini memperlihatkan dimana para pelajar menyebrangi jembatan rusak itu. Meskipun sangat membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa. Mereka tetap melalui jembatan itu demi bisa bersekolah.
Diketahui, jembatan gantung itu yang menghubungkan Desa Orahili dengan Desa Mazingo putus akibat dihantam derasnya arus banjir para Rabu lalu.
“Saat ini para siswa sudah cukup sulit untuk lewat sini, kami sebagai orangtua harus mengantas. Jangan sampai menimbulkan korban jiwa,” kata Kepala Desa orahili, Kornelius Harefa, Jumat (1/10/2021).
Kornelius menyampaikan bahwa warga sekitar berharap agar jembatan itu dapat segera diperbaiki sebelum adanya korban jiwa. Apalagi saat ini siswa sudah mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Jadi masyarakat untuk sementara agar memperbaiki jembatan, karena keadaannya sudah rusak . Sebab anak-anak sudah mulai sekolah dan melewati jembatan ini,” ucapnya.