news

Satu Personilnya Meninggal, Dewan : Ini Tamparan bagi BPP Linmas Surabaya

Senin, 13 September 2021 | 14:20 WIB

“Semuanya turun ke lapangan, termasuk saya,” ujarnya Sabtu (11/9).


Irvan mengatakan seluruh personel dilibatkan dalam proses penanganan pandemi. Tidak hanya penertiban protokol kesehatan (prokes) maupun patroli.


Pada kegiatan tracing, vaksinasi, evakuasi pasien, sampai menjaga puskesmas, petugas Linmas ikut turun tangan.


Meski demikian, bukan berarti tidak ada jam istirahat bagi personel. Semuanya diberi porsi yang sama. Namun, kadang ada kejadian yang membutuhkan tenaga lebih. Di satu sisi, jumlah personel BPB Linmas terbatas.


“Mau tidak mau kita turun sebagai bentuk tanggungjawab moral kepada masyarkat karena kami bagian dari Satgas Covid-19,” kata Irvan.


Terkait meninggalnya Irene, Irvan mengakui memang yang bersangkutan dalam kondisi kelelahan. Hanya saja, hal itu baru diketahui setelah kondisinya drop.


Termasuk penyakit asam lambung akut yang diderita selama ini. “Almarhumah pribadi yang luar biasa. Tidak pernah mengeluh meski kelelahan atau sakit. Kita baru tahu setelah kondisinya drop,” terangnya.


Mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya itu mengaku sangat kehilangan orang seperti Widya Ayu yang dianggap memiliki potensi besar.


Seluruh personel BPB Linmas menghadiahkan doa untuk Irene. “Semoga almarhumah khusnul khotimah,” kata Irvan.


Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga belum bisa dikonfirmasi. Rubiah yang merupakan ibu dari Irene tidak mau memberikan komentar karena masih berkabung. Begitu pula Mamak, ibu angkat Irene. “Masih tahlil,” jawab Mamak, singkat.


“Mohon maaf yang sebesar-besarnya saya lagi berkabung. Mohon dengan segala hormat hubungi ibu angkat anak saya, Mamak,” kata Rubiah dalam pesan singkatnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini