Surabaya NAWACITAPOST - Dalam pembukaan acara Sosialisasi Pencairan PIP (Program Indonesia Pintar) pada Minggu malam di pinggir bozem Morokrembangan, Yordan M. Batara-Goa,
anggota DPRD Jatim Fraksi PDIP menegaskan komitmennya untuk membantu memfasilitasi Ijazah SMA-SMK yang Tertahan di sekolah.
“Bapak Ibu, pencairan PIP adalah wujud komitmen PDI Perjuangan terhadap wong cilik. Saya pun, sebagai wakil rakyat dari PDIP juga menegaskan komitmen kami terhadap pendidikan wong cilik.” ungkapnya, Minggu 5 September 2021.
“Malam ini, jika ada siswa siswi SMA dan SMK di Surabaya yang ijazahnya masih ditahan pihak sekolah karena ada tunggakan bisa langsung menghubungi saya. Saya akan mengupayakan agar bisa diselesaikan.” lanjut Yordan sembari membagikan nomer HP-nya kepada yang hadir.
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa sebagian sudah tuntas, namun yang meminta bantuan selalu bertambah.
" Ada sekitar 20 SMA dan SMK yang masih harus dimediasi satu persatu dengan menghadirkan anak dan orang tua, " Ungkapnya.
" Prinsipnya kita mau win win solution. Orang tua terbantu. Anak bisa melamar pekerjaan. Sekolah juga mendapat manfaat," tambah anggota DPRD provinsi Jatim Dapil Kota Surabaya ini.
Sosialisasi pencairan Program Indonesia Pintar kali itu diadakan di wilayah RW 05 Gadukan Utara dan diadakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Terbagi dalam dua sesi, sekitar 250 orang yang hadir terlihat sangat antusias dengan beberapa kali bertanya dan juga menyampaikan harapan.
Usulan yang akan dicairkan kali ini adalah usulan Program Indonesia Pintar jalur aspirasi melalui anggota DPR RI Puti Guntur Sukarno.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Ahmad Hidayat, pengurus Barisan Guruh Sukarno (Bagus), tenaga ahli Mbak Puti, serta perwakilan RT/RW. (BNW)