Blitar, Nawacitapost.com,- Pasar merupakan salah satu pusat terjadinya pertemuan antara penjual / pedagang dengan pembeli dari berbagai lapisan sosial, dengan demikian lokasi pasar erat terjadinya kerumanan. Pasar tradisional dikabupaten Blitar ditengah Pandemi Covid 19 ini tetap buka namun dengan menerapkan Protokol Kesehatan ( Prokes ) yang ketat.
Fasilitas protokol kesehatan dipasar-pasar telah disediakan diantaranya tempat cuci tangan yang ditempatkan beberapa sudut pasar, bilik desinfektan, hand sanitaiser, termogun, banner-banner himbauan terkait kedisiplinan protokol kesehatan.
Petugas pasar yang selalu memantau kebersihan dan kepatuhan protokol kesehatan setiap pengunjung pasar maupun pedagang, untuk selalu menjaga kebersihan pasar mulai dari Los, kios, pelataran serta di semua area pasar. Sebagian pasar sudah ada desinfektan sprayer di pintu gerbang masuk pasar," kata M.Nur Andy Asis, SP, MM Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Selasa 31/8/2021
Menurut Nur Andy, aktifitas perdagangan selalu untuk menerapkan jaga jarak antar pedangang dengan pedagang, antar pedagang dengan pembeli maupun antar pembeli dengan pembeli serta menerapkan aturan ketat wajib memakai masker setiap masuk pasar. Penerapan protokol kesehatan yang ketat ini guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.
Nur Andy menjelaskan, kita ketahui bersama bahwa Covid-19 ini memberikan dampak yang sangat berpengaruh bagi masyarakat. Ini sangat terasa pada sektor ekonomi karena saat pandemi ini ada beberapa pembatasan-pembatasan yang harus dipatuhi, juga berkurangnya jumlah pembeli yang mengakibatkan penurunan pendapatan pedagang yang saat ini masih terjadi.
" Walaupun demikian aktifitas perdagangan dipasar tradisional tetap dilakukan, sebab pasar adalah tempat paling dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari,sehingga keberadaan pasar tetap berjalan dan ini menunjukkan ekonomi masyarakat dapat kembali pulih," jelasnya.
Terakhir, Nur Andy mengatakan, pasar merupakan denyut perekonomian suatu daerah, pedagang harus tetap mencari nafkah melalui berdagang, petanipun harus menyalurkan panennya ke pasar, sementara masyarakat harus tetap memenuhi kebutuhan pokoknya dari Pasar,"pungkasnya. (adv/kmf/fm)