news

Waspadai Depresi Akibat Isoman, Berikut 5 Tips Jitu Agar Isoman Lebih Menyenangkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:41 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Isolasi mandiri wajib dilakukan bagi pasien yang terinfeksi Covid-19. Isolasi mandiri tentu berpengaruh langsung terhadap kehidupan salah satunya psikologis. Tak jarang waktu isolasi yang terbilang cukup lama terkadang membuat seseorang jenuh hingga merasa kesepian karena tidak adanya interaksi.

Padahal tanpa disadari kesepian bisa berdampak sangat buruk bagi kesehatan terutama mental. Menurut penelitian dari Indian Journal of Psychiatry pada 2013, kesepian sama seperti dengan merokok 15 batang sehari artinya sama-sama berbahaya.

Dalam penelitian tersebut, orang yang kesepian berisiko 50% lebih tinggi mengalami kematian dini, dibandingkan orang punya hubungan sosial yang baik.

“Ada beberapa alasan kesepian dapat menyebabkan kematian dini. Pertama, kesepian kronis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko Anda mengalami berbagai penyakit. Kesepian juga meningkatkan risiko peradangan di tubuh dan dapat berujung pada penyakit kronis,” kata dr. Nadia Octavia kepada KlikDokter.

Jika berlangsung secara terus-menerus terlebih saat menjalani karantina mandiri, hal ini dapat memicu terjadinya masalah kesehatan mental, seperti depresi, gangguan kecemasan sosial, hingga gangguan makan dan pencernaan.

Berikut tips untuk menjaga agar diri tak merasa kesepian saat isolasi mandiri :

  1. Jaga komunikasi dengan teman, rekan kerja, keluarga dan pacar. Saling bertukar kabar dan memberi pesan menjadi hal yang menyenangkan terlebih saat isolasi mandiri. Teknologi yang canggih kamu bisa memanfaatkan media sosial whatsapp dengan video call, zoom meeting atauj video call melalui instagram.

  2. Tetap melakukan hal positif, dengan melakukan hal-hal kreatif dan positif tentu bermanfaat untuk mengusir sepi. Anda bisa menulis, menggambar, atau bermain musik.

  3. Buat perencanaan, selama beraktivitas di dalam kamar pasti akan terasa menjenuhkan terlebih waktu isolasi yang terbilang cukup lama. Anda bisa menyiasatinya dengan membuat jadwal kegiatan setiap harinya, jangan lupa untuk melakukan hal yang disukai.

  4. Ketahui keadaan emosi diri sendiri, dengan mengetahui keadaan emosional kamu bisa lebih bijak dalam bertindak. Beri stimulus positif pada diri sendiri, bahwa pandemi hanya sementara dan akan segera berakhir.

  5. Menjaga pola istirahat, istirahat minimal 8 jam bisa membantu untuk memulihkan kondisi anda dan menghindari stres.

Terkini