Baca Juga : Mobil Pajero Sport Masuk Parit di Sibolga
Plt. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Kadis PKPLH) Kota Sibolga Hendra Darmalius saat dikonfrimasi wartawan, Senin (19/7/2021) membenarkan adanya kejadian matinya sejumlah tanaman Mangrove, pihak Depot Pertamina Sibolga sudah melaporkannya kepada Dinas PKPLH Kota Sibolga.
“Terjadi kebocoran pipa pada tanggal 23 Mei 2021 lalu, dan sudah diperiksa sampel tanah dan air ke laboratorium, dan dari hasil laboratorium tidak ada menunjukkan kandungan minyak di sampel tanah dan air tersebut, mungkin ada sempat terhisap oleh akarnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, pihak Depot Pertamina Sibolga akan bertanggung jawab atas kematian sejumlah tanaman Mangrove dengan mengganti semua tanaman Mangrove yang mati.
"Tadi pagi, pihak Pertamina sudah menelpon saya, bibitnya sudah ada, sekarang ada 500 bibit Mangrove yang akan ditanam. Pada initinya pihak Pertamina bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, saat wartawan melakukan konfirmasi menemui Kepala TBBM atau Depot Pertamina Kota Sibolga di kantornya, Kepala Depot Pertamina Sibolga tidak berada di kantornya.
"Sekarang pimpinan lagi dinas ke Medan, lagi ada rapat di sana, tidak yang bisa menjawab,” ucap Andi Muis Kepala Satuan Pengamanan Depot Pertamina Sibolga, Senin (19/7/2021).
(Freddy A Pardosi)