news

Apresiasi Vaksinasi Anak, Dewan Minta Tuntaskan Vaksin untuk Lansia

Sabtu, 10 Juli 2021 | 20:42 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Percepatan Vaksinasi terus dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Surabaya, dan besok juga sudah mulai menyasar anak usia 12-17 tahun.

Memang, menurut Data IDAI, virus Corona varian Delta ini sudah menyasar anak - anak melalui Kluster Keluarga sehingga mau tak mau mereka juga harus divaksin.

"Syukur Alhamdulillah, Vaksin untuk anak usia 12-17 mulai dilakukan. Hanya saja saya tetap berharap untuk lansia dan warga yang Rentan terpapar juga terus di sosialisasikan dan diselesaikan," ungkap Khusnul Khotimah, ketua komisi D DPRD kota Surabaya, Sabtu (10/7/21)

Jangan sampai kita Fokus untuk usia 12-17 tahun namun justru yang Lansia dan usia Rentan tidak kita Tuntaskan, tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, untuk Vaksin usia 12 - 17 tahun yang besok rencana akan di laksanakan dì Gelora 10 November, sudah melalui pengaturan waktu dan Jam-nya, sehingga tidak perlu ada antrian diluar jam tersebut yang memicu kerumunan dan tidak patuh Prokes. Apalagi besok yang hadir di Gelora 10 November tidak hanya anak- anak, tapi dipastikan orang tua mereka turut mendampingi.

Khusnul berpesan, selain peserta diharapkan sudah mengisi Form dari rumah, anak - anak yang besok akan di Vaksin juga dibekali dengan air minum sendiri.  " Bila perlu besok masing-masing anak juga membawa bekal air minum sendiri dan setelah selesai di Vaksin bisa langsung pulang," kata Khusnul.

Data per 19 Juni, Surabaya sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.289.265 jiwa, bisa jadi jumlah itu bertambah sampai dengan saat ini .

Yang juga tidak kalah penting, menurut Khusnul, adalah perlindungan Psikolog bagi anak-anak yang mengalami traumatik akibat ditinggal oleh orang dicintainya akibat Virus Covid 19.

" Mereka butuh pendampingan Psikolog untuk menghilangkan traumatik," cakapnya.

Karena itu Khusnul mendorong, Pemkot melalui DP5A untuk berkomunikasi dengan gugus tugas dan Dinkes guna meminta data terkait anak yang mengalami hal tersebut melalui data Tracing yang terinput. kemudian di lakukan pendampingan oleh para Psikolog atau Psikiatri yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya. (BNW)

Tags

Terkini