news

Minta Jokowi Mundur, Rizal Ramli Keblinger?

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:51 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Pakar Ekonomi Rizal Ramli blak - blakan meminta Joko Widodo (Jokowi) mundur dari Presiden. Sebab, Jokowi sering dihina di media sosial dan sudah tidak dihormati sebagai Presiden. Setelah pernyataan Rizal Ramli itu, tagar Menteri Pecatan langsung beredar di sosial media. Bahkan, tagar itu sempat trending. Berdasarkan penelusuran, tagar tersebut ditunjukan kepada Rizal Ramli. Rizal Ramli keblinger?

Foto : Rizal Ramli dan Presiden Jokowi

Lalu menurut Rizal, Kepala Negara sering dilecehkan dijadikan bahan ledekan. "Jadi memang kita barangkali mesti mikir dan mungkin kasih nasihat baik-baik sama Pak Jokowi. Mungkin lebih baik kalau Pak Jokowi legowo mundurin diri," jelasnya. Ada rasa kasihan yang dirasakannya ke rakyat Indonesia. Ada juga rasa kasihan ke Presiden Jokowi lantaran jadi bahan ledekan. "Sekarang media sosial enggak simpati lagi sama dia. Beda sama awal - awal dia jadi presiden," tambah dia.

-
Foto : Rizal Ramli

Diketahui, dulu Rizal diberhentikan oleh Jokowi. Hal itu diceritakan oleh Eks Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK pada (17/11/2020). Mulanya, dia menceritakan Jokowi memanggil Rizal Ramli ke Istana Negara untuk menyampaikan Rizal dicopot dari kabinet. Jokowi menjelaskan kepada Rizal pencopotan ini karena ada kebutuhan. “(Jokowi) Jelaskan demi kebaikan kabinet, (Rizal) akan diganti, dia menolak, apa salah saya? Banyak omongnya,” ujarnya.

-
Foto : Rizal Ramli dan Jusuf Kalla

JK yang saat itu ikut dalam pertemuan mengaku cuma diam saja saat didebati oleh Rizal Ramli. JK hanya diam lantaran keputusan perombakan kabinet adalah hak prerogatif Presiden. “Saya dengarkan saja. Yang nyusun dan ini kan priviledge, hak Presiden kan itu. Walau saya tak senang caranya (Rizal memimpin) saya tak sampaikan itu. Presiden sendiri yang minta,” terangnya.

-
Foto : Rizal Ramli

JK menuturkan pada intinya alasan Jokowi mencopot Rizal Ramli dari kabinet lantaran dinilai tak bisa bekerja sama dalam tim dan anak buahnya. “Jadi tak bisa koordinasi. tak bisa kerjasama. Cuman itu,” tukas JK. Mungkin saja hal inilah yang menyebabkan Rizal Ramli menyenggol Jokowi. Merespons hal tersebut, akademisi politik Philipus Ngorang mengatakan pernyataan yang dikatakan Rizal Ramli itu tidak terlalu benar. Pasalnya, pemilu adalah persaingan perorangan, bukan pertarungan ideologi.

-
Foto : Presiden Jokowi dan Eks Wakil Presiden Jusuf Kalla

Tak hanya persoalan minta Jokowi mundur, sebelumnya Rizal Ramli justru mengatakan bahwa dia sering dijegal oleh JK. Dia mengatakan bahwa dirinya sering dijegal oleh JK setiap hendak diangkat menjadi Menteri pembantu Presiden. Hal itu terjadi beberapa kali di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Jokowi.

-
Foto : Jusuf Kalla, Presiden Jokowi dan Eks Presiden SBY

Rizal bercerita, dirinya sempat akan diangkat menjadi Menteri Ekonomi saat pemerintahan periode pertama Jokowi. Namun niatan itu tidak direstui Jk sebagai Waki Presiden. "Waktu dia (Jokowi) jadi Presiden, dia maunya Rizal Ramli jadi Menteri Ekonomi. Tapi, JK selalu blok saya. Pokoknya JK tidak mau Rizal pegang ekonomi dan keuangan," katanya pada (25/10/2020). (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Wanita Hebat Itu Pergi Selamanya, Sukses Hantar Menkumham Yasonna Laoly Luar Biasa

 

 

Tags

Terkini