Sementara itu, banyak pihak-pihak yang diduga dirugikan karena masalah tersebut.
Informasi yang dihimpun Nawacitapost, adanya persoalan yang terjadi.Diantaranya mengenai pengendapan atau terminal akhir dari kendaraan Jak Lingko dimasing-masing trayek, bus stop yang tata letaknya tidak sesuai dan mengganggu pengguna jalan lain.
Hanya di catat 1 Petugas dan Tempat Pengendapan Jak Lingko Tidak layak
Sementara itu, adanya titik pengendapan untuk pencatatan kilometer oleh petugas Transjakarta dilapangan yang jauh dari kata layak jika kita melihat besaran anggaran yang diturunkan dari APBD.
Pengendapan Jak 56 & Jak 53
Dalam hal ini, pengendapan di masing-masing trayek Jak Lingko masih banyak yang sangat mengganggu pengguna jalan lain.
“Contoh pengendapan Jak 42 jurusan Pondok Kelapa Kampung Melayu, dimana titik pengendapan yang berada di Pondok Kelapa, tepat ditengah taman tidak jauh dari TPU Pondok Kelapa,” kata Sumber yang tidak mau disebut namanya kepada Nawacitapost, Kamis (17/6).
-
Selain itu, permasalah lainnya yang terjadi adalah,posisi pengendapan tidak dapat dikatakan layak, karena jika jam sibuk, jalan tersebut macet dan menjadi semerawut.
Sementara karena posisi tempat pengendapan yang berada ditaman dan petugas pencatat yabg juga berada ditaman tersebut kurang peduli saat terjadi kemacetan. Karena terlalu banyak mobil Jak Lingko yang parkir.
Bahkan,diduga pengendapan di Grogol juga terdapat kejanggalan. Menurut dia, terdapat bahwa angkot Jak Lingko yaitu, Jak 56 Jurusan Grogol Srengseng dan Jak 53 Grogol Pos Pengumben via Slipi Jaya dalam pelaksanaannya hanya di tangani 1 petugas pencatat kilometer dari Transjakarta. Padahal seharusnya ada 2 orang petugas pencatat kilometer dari Transjakarta.
Kemudian, terjadi kejanggalan lainnya yaitu,untuk pengendapan di Srengseng, Jakarta Barat sudah beberapa bulan ditiadakan, dalam hal ini para pramudi sangat dirugikan pada saat ingin istirahat makan siang atau istirahat Sholat harus menyelesaikan dulu satu ritase.
Kenapa bisa seperti ini?Apakah dalam rangka pemangkasan anggaran? Jika kita melihat dari sisi pengendapan hampir disemua pengendapan tidak layak. Hanya di beberapa terminal besar yang rapi dan agak tertata. Contoh diterminal Kampung Melayu, Tanah Abang masih dapat dikatakan layak.
“Namun jika kita melihat di terminal Grogol, Terminal Kalideres, dan banyak dipengendapan sangat tidak layak, dimana selain unit lingko terparkir liar dipinggir jalan tendatendanya pun sangat tidak layak, dapat kita lihat pada saat hujan atau angin, petugas dan pramudi banyak berlarian ke tempat yang aman dari angin maupun hujan. Bahkan beberapa pengendapan menumpang di warung,” ujarnya.
Tak hanya itu etika yang kurang baik juga dilihatkan oleh para petugas pencatat kilometer dengan pramudi Jak Lingko saat pihak petugas memanggil pramudi tanpa ada rasa hormat kepada pramudi yang lebih tua.
Di sisi lain tumpang tindih hirarki petugas yang ternyata dilapangan hanya ada petugas pencatat kilometer, sementar Pengendali Jalur, koordinator lapangan, atau bahkan koordinator wilayah jarang sekali hadir. Sehingga jika terjadi Laka lantas atau Pramudi dianiaya pengendara lain saat operasi tidak dapat pendampingan yang pantas dan wajar. Bahkan banyak kasus di banyak trayek Jak Lingko Pramudi berjuang sendiri dalam menghadapi masalah di lapangan tanpa pendampingan hukum.
Berikut rute Jak Lingko saat ini:
JAK 1 : Tanjung Priok - Plumpang
JAK 2 : Duren Sawit - Kampung Melayu
JAK 3 : Lebak Bulus - Pondok Labu
JAK 4 : Grogol - Jembatan Dua
JAK 5 : Semper - Rorotan via Rusun Nagrak
JAK 6 : Kampung Rambutan - Pondok Gede
JAK 7 : Tanah Abang - Tawakal
JAK 8 : Roxy - Benhil via Tanah Abang
JAK 9 : Roxy Mas - Karet
JAK 10 : Tanah Abang - Kota
JAK 10A : Gondangdia-Salemba-Cikini
JAK 10B : Gondangdia-Kramat-Cikini
JAK 11 : Tanah Abang - Kebayoran Lama
JAK 12 : Tanah Abang - Kebayoran Lama via Pos Pengumben
JAK 13 : Tanah Abang - Kota Intan via Jembatan Lima
JAK 14 : Tanah Abang - Meruya
JAK 15 : Tanjung Priok - Rusun Marunda
JAK 16 : PGC - Condet
JAK 17 : Pulogadung - Senen
JAK 18 : Stasiun Duren Kalibata - Kuningan
JAK 19 : Pinang Ranti - Setu
JAK 20 : Lubang Buaya - Cawang UKI
JAK 21 : PGC - Dwikora
JAK 22 : Penas Kalimalang - Dwikora
JAK 24 : Senen - Pulogadung via Kelapa Gading
JAK 25 : Kalisari - Pasar Rebo
JAK 26 : Rawamangun - Duren Sawit
JAK 27 : Pulogebang - Rorotan
JAK 28 : Taman Wiladatika - Pasar Rebo
JAK 29 : Tanjung Priok - Sukapura
JAK 30 : Grogol - Meruya
JAK 31 : Pondok Labu - Blok M
JAK 32 : Petukangan - Lebak Bulus
JAK 33 : Pulogadung - Kota
JAK 34 : Rawamangun - Klender
JAK 35 : Rawamangun - Pangkalan Jati
JAK 36 : Cilangkap - Cililitan
JAK 37 : Cililitan - Condet via Kayu Manis
JAK 38 : Bulak Ringin - Kampung Rambutan
JAK 39 : Duren Sawit - Kalimalang
JAK 40 : Pulogebang - Taman Harapan Baru
JAK 41 : Kampung Melayu - Pulogadung
JAK 42 : Kampung Melayu - Pondok Kelapa
JAK 43 : Tongtek - Cililitan
JAK 44 : Andara - Lenteng Agung
JAK 45 : Lebak Bulus - Ragunan
JAK 47 : Ciganjur - Terminal Pasar Minggu
JAK 49 : Lebak Bulus - Cipulir
JAK 50 : Kalideres - Puri Kembangan
JAK 51 : Taman Kota - Budi Luhur
JAK 52 : Kalideres - Muara Angke
JAK 53 : Grogol - Pos Pengumben Via Slipi Jaya
JAK 54 : Grogol - Benhil
JAK 56 : Grogol - Srengseng
JAK 58 : Cilincing - Rorotan via Rusun Rorotan
JAK 59 : Rawamangun - Rawa Sengon
JAK 60 : Kelapa Gading - Rusun Kemayoran
JAK 61 : Pulogadung - Cempaka Putih
JAK 64 : Lenteng Agung - Aseli
JAK 71 : Kampung Rambutan - Pinang Ranti
JAK 72 : Kampung Rambutan - Pasar Rebo
JAK 73 : Jambore Cibubur - Pasar Rebo
JAK 74 : Rawamangun - Cipinang Muara
JAK 75 : Kampung Pulo - Halim via Cililitan
JAK 77 : Tanjung Priok - Jembatan Hitam - BMW
JAK 80 : Rawa Buaya - Rawa Kompeni
JAK 84 : Kampung Melayu - Kapin Raya
JAK 85 : Bintara - Cipinang Indah
JAK 88 : Tanjung Priok - Ancol Barat
JAK 112 : Pulogadung - Tanah Merah
JAK 117 : Tanjung Priok - Tanah Merdeka
Rute yang akan datang[7] Sunting
JAK 57 Tanjung Priok - Kalibaru
JAK 62 Manggarai - Rawamangun
JAK 63 Kramat Sentiong - Pasar Genjing
JAK 65 Lebak Bulus - Pondok Aren
JAK 66 Mardani - Cempaka Mas
JAK 67 Senen - Manggarai
JAK 69 Juanda - Mangga Besar
JAK 70 Thamrin City - Kwitang
JAK 78 Grogol - Rawa Buaya
JAK 79 Grogol - Cengkareng
JAK 83 Kampung Melayu - Pondok Gede
JAK 86 Pulogadung - Rawamangun - Kampung Melayu
JAK 87 Tanjung Priok - Sunter
JAK 89 Tanjung Priok - Kota
JAK 90 Sunter Permai - Tanjung Priok
JAK 93 Jeruk Purut - Kebayoran Lama
JAK 94 Pasar Minggu - Kemuning Dalam
JAK 95 Pasar Minggu - Lebak Bulus
JAK 96 Adam Malik - Joglo
JAK 97 Stasiun Depok Baru - Lebak Bulus
JAK 98 Cililitan - Munjul
JAK 99 Pulogadung - Lampiri
JAK.100 Pulo Gebang – Pulogadung
(Tim Lipsus Nawacitaost)