news

Kampanye Lingkungan Hidup, Tiga Siswa-i SDN Pacar Keling V Sowan ke DKPP Surabaya

Kamis, 3 Juni 2021 | 22:51 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Generasi muda diharapkan menjadi penerus kelestarian bangsa, baik dalam hal perjuangan mempertahankan kedaulatan maupun pelestarian alam dan kehidupan masyarakatnya.


Dalam upaya mengkampanyekan pelestarian lingkungan hidup, sekaligus memperkenalkan proyek dalam mengikuti lomba Adiwiyata sekolah tahun 2020-2021 yang diadakan oleh organisasi Tunas Hijau, tiga Pangeran dan Putri (PangPut) dari SDN Pacar Keling V mengunjungi Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) kota Surabaya jalan Pagesangan II.


Ketiga PangPut tersebut adalah Keysha Revalina Putri dengan nomer peserta 300 , Azriel Akbar Firmansyah nomor peserta 171, dan Krishnayana nomor peserta 177.


" Ini adalah presentasi yang kedua sejak awal lomba Februari yang lalu, " ungkap Lilik salah satu pembina PangPut, Rabu (2/6/21) saat ditemui di kantor DKPP kota Surabaya.


Presentasi yang pertama, menurut Lilik, mereka hanya pengenalan proyek melalui virtual. Disitu dipaparkan apa yang sudah dihasilkan.


Kemudian oleh para juri, mereka diberi tantangan untuk menanam seribu tanaman dan menghasilkan produk dari tanaman tersebut. Nah, saat ini giliran mereka mengkampanyekan hasil produk dan bagaimana perkembangan tanaman yang telah mereka tanam.


Dihadapan beberapa pegawai DKPP, Siswa-siswi yang masih sangat belia ini tak canggung untuk mempresentasikan proyek yang telah mereka garap. Dan presentasi di awali oleh Kresnayana yang saat ini masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar.



Pada kesempatan itu, Kresna panggilannya menyampaikan tentang pentingnya pemanfaatan tanaman kelor untuk kesehatan tubuh dan pengolahan sampah sebagai bahan pembuat pupuk kompos.


Tanaman kelor, menurut Kresna sangat bermanfaat untuk kesehatan terutama untuk menurunkan kadar gula darah, mengatasi peradangan, menurunkan dan menjaga stabilitas tekanan darah, menjaga kesehatan fungsi otak sekaligus untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


Presentasi proyek kedua disampaikan oleh Keisya Revalina Putri yang mengupas tentang pengolahan sampah dan budidaya tanaman obat-obatan seperti serai, cocor bebek, benahong, pandan wangi dan lidah buaya.


Keisya yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar, dengan gamblang menyampaikan target dalam proyeknya yakni membuat 1000 pot sekaligus penanaman 1000 tanaman toga.


Selain itu, ia juga menyampaikan tentang pentingnya pemanfaatan lahan kosong dan juga menerangkan pembuatan Biopori sekaligus kegunaannya.


Selanjutnya, tiba giliran Asriel Akbar Firmansyah utnuk menyampaikan perkembangan proyek yang telah dibuatnya. Dalam proyeknya, siswa kelas V sekolah dasar ini khusus membahas tentang budidaya jahe sebagai bahan utama minuman pokak.


Mulai dari strategi, target, manfaat hingga pencapaian disampaikan secara gamblang kepada para pegawai DKPP yang serius mendengarkan presentasinya.

Halaman:

Tags

Terkini