Gunungsitoli,NAWACITAPOST - Kepala KSOP Gunungsitoli, Merdi Loi mengatakan sebagai putra Nias, Sumatera Utara, Yasonna Laoly telah membuat bangga warga Nias, karena dengan terpilihnya Yasonna Laoly menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) telah menjadi sejarah bagi warga Nias.
Merdi mengaku melihat kepemimpinan Yasonna Laoly telah membuat sebuat gerakan di lingkungan Kemenkumham, terlebih dengan gerakan berupa"Ayo Kerja, Kami Pasti" telah membawa perubahan dalam birokrasi yang bersih bebaa korupsi dan amanah.
Merdi mengungkapkan ditangan Yasonna telah membuktikan bahwa dirinya membangun zona integritas sebagai wujud menuju Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM)
"Pelayanan publik telah semakin lebih baik dari segala bidang sejak Bapak Yasonna memimpin Kemenkumham, baik dalam layanan publik," ujarnya.
Disela-sela itu, Merdi mengucapkan selamat ulang tahun ke-68 Bapak Yasonna Laoly " Semoga panjang umur dan sehat selalu ,dan selalu dicintai rakyat," ucapnya.
Tol Laut Permudah Ekonomi Terpencil, Terluar seperti Kepulauan Nias.
Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Gunungsitoli tengah melakukan optimalisasi muatan Tol Laut. Hal ini guna meningkatkan kelancaran distribusi komoditas dan mengurangi disparitas harga antar daerah terlebih-lebih di daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar seperti Kepulauan Nias.
Kepala KSOP Gunungsitoli, Merdi Loi mengatakan optimalisasi Tol Laut dapat meningkatkan investasi daerah khususnya untuk peningkatan nilai tambah sebagai muatan balik guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat.
“Saat ini Kantor KSOP Gunungsitoli terus bekerja keras dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh dinas instansi terkait,” kata dia.
Adapun beberapa instansi terkait yang memiliki kapasitas untuk mendukung optimalisasi Tol Laut yakni Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Perhubungan di wilayah Pemda/Pemko se-Kepulauan Nias.
“Koordinasi lintas sektoral ini sekaligus juga melakukan sosialisasi langsung kelapangan kepada pelaku usaha atau pengusaha diwilayah se-Kepulauan Nias tentang Pemanfaatan Kapal Tol laut yang biaya pengangkutan jauh lebih murah dan efisien serta memiliki rencana pola trayek yang liner dan tersistematis,” ujarnya.
Merdi menegaskan dengan adanya jaringan trayek kapal tol laut ke Kepulauan Nias melalui Pelabuhan Gunungsitoli sangat membantu masyarakat memperoleh komoditas barang dan mengurangi disparitas harga sehingga masyarakat dapat merasakan harga barang yang terjangkau dan memperoleh pemerataan barang secara memadai.
“Termasuk bahan bangunan guna mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur dan begitu juga bila dimanfaatkan dengan baik pengiriman barang (muatan balik) melalui kapal Tol laut seperti kopra, karet, coklat, pinang, pisang, kelapa muda, hasil perikanan dan lain-lain sehingga sangat membantu masyarakat melalui pelaku usaha atau pengusaha untuk membuka akses link pasar baru baik di pulau Sumatera maupun di pulau Jawa, “ujarnya.
Dia berharap dengan adanya sinergi dan koordinasi optimalisasi Tol Laut ini dapat membantu masyarakat atau pelaku usaha mendapatkan manfaat yang lebih maksimal.