news

Puluhan WN India Diduga Bikin Ricuh, TNI - Polri Jaga Ketat

Jumat, 23 April 2021 | 23:58 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Puluhan warga negara India diduga membuat kericuhan di sebuah hotel di daerah Menteng, Jakarta Pusat, pada (23/04/2021). WN India yang menginap di hotel tersebut berkisar 60 orang. Kericuhan tersebut diduga karena para WNA itu hendak dijemput Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 untuk isolasi. Akibat dugaan kericuhan, hotel tersebut kemudian dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI dan Polri. Di depan hotel tersebut tampak dua bus milik TNI yang terparkir.
BACA JUGA: SBY Diduga Terlibat Mega Skandal Century, KPK Dituntut Keadilan

Selan itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi dan Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Luqman Arief juga terlihat di lokasi. Hengki dan Luqman hadir untuk memeriksa situasi di hotel tersebut. Berita tersebut dikonfirmasi oleh Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto. "Iya betul, ada pengamanan TNI dan Polri di lokasi," terangnya. Adapun tujuan keberadaan TNI - Polri di hotel itu, menurutnya, adalah untuk memastikan keamanan para WN India. "Kami ingin memastikan keamanan warga negara India agar berjalan baik dan aman," jelasnya.
BACA JUGA: DPP FORNISEL Mempertanyakan Mahalnya Biaya Urus SKCK di Nias Selatan

Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta mengungkapkan. Sebanyak 454 WN India masuk ke Indonesia pada 11 - 22 April 2021. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno - Hatta, Romi Yudiarto. "Totalnya mulai 11 April sampai 22 April (2021), ada 454 WN India yang masuk (melalui Bandara Soekarno - Hatta)," ujarnya melalui pesan singkat, pada (23/04/2021). Sebanyak 454 WN India terdiri dari 244 pemegang visa kunjungan, 69 orang pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), 23 pemilik Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap), 52 pemilik Visa Izin Tinggal Terbatas dan 66 kru alat angkut.
BACA JUGA: Kinerja Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta Dipertanyakan, Indikator Baik Tata Kelola Pemda Menurun

Romi mengatakan. Bahwa para WNA itu ke Indonesia lantaran di India sedang mengalami krisis kesehatan yang cukup parah. Pasalnya, di India terdapat mutasi virus Covid 19 varian B.1.617 yang bermuatan mutasi ganda. Sebelumnya diberitakan. Bahwa sebanyak 127 WN India mendarat di Bandara Soekarno - Hatta dengan menggunakan pesawat carter dari India. Berita tersebut menjadi heboh lantaran di India sedang terjadi lonjakan kasus Covid 19. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)

 

 

Tags

Terkini