Foto : Korban
Peristiwa ini dibenarkan Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana. Adapun korban berjumlah dua orang. Yakni Sersan Dua berinisial DB dari TNI dan Bhayangkara Satu berinisial YSB dari Polri. Serdan Dua DB mengalami luka. Sedangkan Bhayangkara Satu YSB tewas. Adapun DB berasal Grup-3 Kopassus. Sementara itu, YSB berasal dari Rantis Sat Men 3 Pelopor Kelapa Dua. YSB meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Dari hasil pemeriksaan, YSB mengalami luka tusuk lengan kanan tembus dan luka robek paha kaki sebelah kanan.
-
Namun, Ucu tak membeberkan jelas kronologi pengeroyokan tersebut. “Kronologinya dalam penyelidikan Polres Jakarta Selatan dan Pomdam Jaya. Karena pagi tadi kami hanya menemukan korban saja," katanya saat dikonfirmasi. Dia mengatakan, kedua anggota TNI dan Polri tersebut menjadi korban. "Pelaku sampai sekarang belum diketahui, menunggu proses penyelidikan," tambahnya. Pantauan TKP kini dipasang garis polisi.
BACA JUGA: Kepolisian Ditunggu Kepastian Hasil Penyelidikan Terkait Anak Hilang di Kepulauan Nias
-
Polda Metro Jaya sendiri masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pengeroyokan anggota TNI dan Polri. Yang mana menyebabkan luka dan satu tewas. "Sudah (periksa) saksi sekitar lima, enam (saksi yang sudah diperiksa)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Tubagus Ade Hidayat pada (19/04/2021). Dia memastikan belum ada pelaku yang ditangkap dari kasus itu. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)
https://www.youtube.com/watch?v=ZRnHEy_g9kg&t=79s