BACA JUGA: Presiden Jokowi Instruksikan Kementerian PUPR Percepat Cash For Work di Kota Pekalongan
Anang mengatakan. Bahwa enam Polwan Brimob itu telah dilatih dan akan diuji ketangguhannya di tanah Cenderawsih. Pengiriman enam Polwan bertujuan untuk menjaga tanah Papua dari ancaman Kelompok - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). "Enam Polwan juga akan bersinergi dengan anggota TNI," ujarnya. Menurutnya, pengiriman enam Polwan Brimob oleh Polri dalam operasi kemanusiaan yang menantang sebagai salah satu peristiwa luar biasa. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai pemeliharaan keamanan tanah Papua dari gangguan KKB dinilai baik.
BACA JUGA: Bappeda bersama Pemerintah Kota Pekalongan Laksanakan Kick Off Meeting RPJMD Menuju Perda
Jenderal bintang empat ini mengapresiasi kinerja Satgas Nemangkawi yang berhasil ditorehkan selama bertugas di Papua. "Banyak prestasi yang ditoreh oleh Satgas Nemangkawi dalam pelaksanaan tugas menangkap dan mengamankan pelaku. Saya apresiasi kepada seluruh personel operasi Nemangkawi," katanya. Dia juga mengingatkan bahwa ancaman KKB meningkat akhir - akhir ini. Sehingga Satgas Nemangkawi harus meningkatkan kewaspadaannya pula. Lalu juga mencermati isu - isu yang berkembang berkaitan dengan RUU Otonomi Khusus.
BACA JUGA: Kadivmin Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Sorta Delima Lumban Tobing Pernah Ngalah Terus Enyam Pendidikan
"Waspadai kekuatan propaganda mereka, siapkan strategi menghadapinya. Tanamkan kepada mereka bahwa bendera merah putih tetap berkibar," pesan mantan Kapolda Banten. Rasa terhormat mendapat tugas penting dirasakan oleh Ipda Listra, satu dari enam Polwan Brimob tersebut. Dia berharap untuk bisa menjalankan Operasi Nemangkawi bersama para rekan dan membawa hasil yang terbaik bagi Indonesia. Dia dan kelima rekannya berusaha tampil berani dan tangguh usai menjalani serangkaian latihan khusus.
BACA JUGA: Mahfud MD Lebih Berpeluang Dibanding Prabowo Jadi Presiden 2024
"Pesan saya ke depan, kita Polwan - Polwan harus bisa lebih tangguh. Jangan kita hanya dibilang orang luar sana. Bahwa kita Polwan hanya karena kita perempuan, kita tidak bisa. Tapi kita Polwan harus mampu melihat situasi dan kondisi yang terjadi," kata Ipda Listra. Dia dan rekan - rekannya pun berharap. Mereka dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan kembali dengan formasi yang sama jumlahnya. "Kita berangkat lengkap, pulang lengkap dengan hasil yang terbaik untuk bangsa dan negara,"pungkasnya. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)