Adapun penghargaan pada sektor pencegahan perkawinan anak antara lain Kategori Organisasi Kemasyarakatan Mitra Kerja Pemerintah yang Aktif dalam Mendorong Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak diraih oleh TP PKK Prov. Jatim; Kategori Pemerintah Kabupaten dengan Kondisi Ketahanan Keluarga Terbaik di Jatim dengan Tingkat Perceraian Terendah diraih oleh Pemkab Pasuruan; Lembaga Peradilan Agama yang memutus perkara pengajuan dispensasi perkawinanan (Diska) dengan prosentase terendah diraih oleh Pengadilan Agama Sampang
Kemudian, untuk kategori Pemerintah Kabupaten dengan Capaian Kinerja Bangga Kencana Terbaik di Jatim diraih Pemkab Madiun; Kategori Lembaga Peradilan Agama yang berkomitmen tinggi dalam melakukan percepatan penurunan perwakinan anak di Jatim diraih Pengadilan Tinggi Agama Surabaya; Institusi Terbaik dalam memberikan penyuluhan dan pendampingan keluarga sejahtera bagi para remaja dan calon pengantin di Jatim diraih Kanwil Kemenag Prov. Jatim, dan Media Massa yang aktif dalam menyuarakan kampanye pencegahan perkawinan anak di Jatim diraih oleh JTV.
Sementara penghargaan sektor ketenagakerjaan, kategori Bupati/Walikota selaku Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja/K3 diraih oleh Walikota Surabaya, Bupati Gresik, Bupati Pasuruan, Bupati Tuban, Bupati Lamongan, Bupati Mojokerto, Walikota Madiun, dan Bupati Malang.
Selain itu, juga kategori Penghargaan Perusahaan Zero Accident diterima oleh PT. Pelindo III Kota Surabaya Unit Kantor Pusat, PT. Surabaya Autcomb Kab. Mojokerto, PT. PJB UP Paiton Kab. Probolinggo, PT. Garudafood Putra Putri Jaya, Tbk (Kab. Gresik), dan sebagainya.
Untuk kategori Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja diberikan secara simbolis kepada PT. Semen Indonesia. Untuk penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS diberikan kepada RSUD Ngimbang Kab. Lamongan, PT. Barokah Mitra Karya Kab. Pasuruan, RS PHC Surabaya, PT. Petro Jordan Abadi Gresik, KUD Tani Bahagia (MPS Gondang) Kab. Mojokerto.
Sementara sektor kesehatan, kategori penghargaan Open Defecation Free (ODF) saat Pandemi diraih Kota Mojokerto, Kota Blitar, dan Kab. Blitar. Kemudian, kategori Kab/Kota Terbaik Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan Kategori Demand Creation diraih Kab. Pacitan dan Kab. Lamongan. Selanjutnya, kategori Pembina Terbaik Tempat Pengelolaan Pangan diraih Kab. Banyuwangi, dan Kab Trenggalek, serta kategori Inovator Posyandu Jiwa Berbasis Masyarakat diraih Kab. Jombang.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Bupati Tuban Fathul Huda, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Walikota Madiun Maidi, Bupati Malang Muhammad Sanusi, dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab, serta beberapa Kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim. (BNW)