news

Menarik, Nasehat Ketua Yayasan disampaikan dalam Lagu di Yudisium FH UWKS

Kamis, 8 April 2021 | 13:22 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Sebanyak 67 mahasiswa, diantaranya 64 mahasiswa/i program sarjana dan 3 mahasiswa program magister hukum, mengikuti acara yudisium Program Studi Ilmu Hukum dan Program Studi Magister Ilmu Hukum semester gasal 2020-2021, di gedung bangsal Pancasila UWKS pada hari Rabu (7/4/21).

Menariknya, dalam rangkaian yudisium Fakultas Hukum, Ketua Yayasan Wijaya Kusuma Drs. Soedjatmiko, MM memberikan nasehat kepada para yudisiawan melalui beberapa lagu yang sudah tercover dalam sebuah album.

Dinyanyikan oleh Fajar, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan video klip disutradarai oleh Jarmani, S.Pd., M.Pd. dosen Fakultas Bahasa dan Sains.

Ketua Yayasan Wijaya Kusuma Drs. Soedjatmiko, MM

Dalam nasehatnya, Soejadmiko mengatakan, “ Mahasiswa UWKS harus tanggap terhadap perubahan, senantiasa Jamu jati Kendi (Jaga mulut, jaga hati, kendali Diri), melestarikan alam dan memanusiakan manusia di manapun berada.”

“Lagu untuk mahasiswa terbingkai dalam album Lestari-Bestarinya Kehidupan yang terdiri atas 7 lagu yaitu: Sunatulloh, Mau Mampu Maju, Urip iku Urup, Mutiara Kehidupan, Jamu Jati Kendi, Keji Beling, dan yang terakhir Sirolah, Datolah, Sipatolah,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Hukum Dr. Umi Enggarsasi, S,H., M.Hum mengaku bangga atas capaian mahasiswa didiknya selama ini.

Ia mengatakan, dalam upaya meningkatkan prestasi, Fakultas Hukum UWKS juga telah bekerjasama dengan Fakultas Hukum Youngsan University Korea Selatan, dan Insyallah bulan Agustus nanti kita akan mulai mengirimkan mahasiswa kesana untuk melanjutkan pendidikan S2 disana.

" Semoga setiap semester kita bisa mengirim mahasiswa kesana," ungkap Enggar.

Sementara, puji syukur disampaikan oleh H.Sulistyo, SH peserta tertua dalam yudisium kali ini.

Dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86 dan menduduki posisi terbaik ke 2, bapak dua anak kelahiran tahun 1976 ini, mendapatkan predikat cumlaude atau membanggakan.

"Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan pendidikan ini selama 3,5 tahun dan dapat nilai dengan predikat cumlaude, yang selanjutnya saya akan melanjutkan S.2", ungkap Sulistyo yang saat ini juga menjadi karyawan bagian administrasi UWKS.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan saya, Bapak Drs. Soedjatmiko, MM, yang selalu mensupport dan mendukung saya untuk belajar, belajar dan belajar karena belajar tidak mengenal usia demikian kata beliau", aku mahasiswa yang mengambil judul skripsi ' Penjanjian konstruksi pembangunan gedung tower Universitas Wijaya Kusuma dengan PT. Sinar Waringin Adhi Karya'.

-
H.Sulistyo, SH (tengah), lulusan terbaik ke-2 Dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86

Ditanya tantangan yang ada saat membagi waktu antara sekolah dan kerja, Sulistyo menjelaskan bahwa tidak ingin kuliah hanya sekedar mendapatkan ijasah, namun ini merupakan tantangan baginya untuk meraih sebuah ilmu yang akan diterapkan baik dalam kehidupannya maupun dalam bermasyarakat kedepan.

Berikut sekilas Petikan lirik yang dinyanyikan Fajar :

“Rawat keji beling panorama insan peduli tanaman, Amanah agar manusia peduli sesama penghuni semesta
Berbagi sesama ciptaan tuhan yang dicintainya, Kejibeling memang keluhuran jiwa berbenah lingkungan _demi hari esok”

Lagu Keji Beling ini mengandung arti Keluhuran jiwa berbenah lingkungan, yang mengajarkan manusia peduli kepada alam, manusia, dan sesama ciptaan tuhan. (BNW)

Tags

Terkini