Foto : Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Dampingi Bidan Desa Tracing Contact Covid 19 dan Penyemprotan Disinfektan
Seharusnya warga memahami dan mengerti terkait protokol kesehatan 5 M dan gejala yang dirasakan. Kemudian minta Tes Swab ke Puskesmas guna memastikan terkonfirmasi positif Corona atau tidaknya. Oleh sebab itu, DKK Pekalongan Utara merasa perlu untuk melibatkan aparat polisi dan TNI dalam kegiatan tracing contact. Aparat ini bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan desa dan tim dari puskesmas dengan didampingi Bhabinkamtibmas ,” terang Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Bakti Kautsar Ali SIk.SSos.
BACA JUGA: Kinerja Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta Dipertanyakan, Indikator Baik Tata Kelola Pemda Menurun
-
Kapolsek Pekalongan Utara mengakui bahwa tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Corona. Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk Tes Swab atau Rapid Antigen. Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid 19 dari bidan desa bersama tim dari puskesmas dan didampingi Bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti Swab atau Rapid Antigen. “Persentase yang menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” tukasnya. (Kasubbag Humas Polres Pekalongan Kota/Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)