news

BPK Periksa Aset Pemko Tidak Ditemukan di Rumdis Walikota dan Wakil Walikota Sibolga

Rabu, 7 April 2021 | 13:17 WIB
Sibolga, NAWACITAPOST -  Dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah barang yang merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga sudah tidak ada lagi di rumah dinas (rumdis) Walikota dan Wakil Walikota Sibolga. Diperkirakan aset Pemko Sibolga tersebut senilai Rp. 589 juta lebih.

Baca Juga : Walikota Sibolga Jalani Vaksin Covid-19 Tahap Kedua



Hal ini disampaikan Walikota Sibolga H Jamaluddin Pohan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga M Yusuf Batubara, Kepala Bagian Umum, Abdul Karim saat meninjau Rumah Dinas (Rumdis) Wali Kota Sibolga usai melakukan rapat dengan BPK, Selasa (6/4/2021).

“Saya juga tidak tahu inventaris apa saja yang ada di rumah dinas ini. Tapi setelah tadi ada temuan BPK, kita rapat dengan BPK mengatakan bahwa di rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota banyak ditemukan barang-barang yang tidak ada lagi tempat, sehingga kita mengalami kerugian sekitar Rp 589 juta lebih. itulah yang dinyatakan oleh BPK,” jelas Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan.

Lanjut Walikota Sibolga, setelah rapat dengan BPK, dirinya bersama Sekda Kota Sibolga meninjau langsung ke rumah dinas Walikota Sibolga ternyata sesuai catatan inventarisasi barang, banyak barang yang tidak ada di tempat.

“Saya tentu bertanya, tapi saya tidak menuduh, mana tahu ada para staf yang mengambil, tapi setelah kita tanya tidak ada pernah. Satpol PP juga tidak pernah mengeluarkan barang tanpa izin. Itulah makanya kita tanyakan kepada mereka, jangan nanti nuduh orang, nanti kita bilang dia yang bawa, tapi ternyata anggota yang keluarkan. Tapi kita tanya sama semua anggota, semua staf kita mengatakan bahwa barang itu tidak pernah ada keluar dari sini buat mereka,” ucap Jamal.

Walikota Sibolga H. Jamaluddin Pohan mengaku sangat kecewa atas hilangnya sejumlah barang atau aset pemko Sibolga dari rumah dinas wali kota, dan itu pula lah yang membuat dirinya terpaksa menunda memasuki rumah dinas tersebut.

“Sudah beberapa bulan saya tidak bisa masuk. Seyogianya habis selesai pelantikan saya sudah bisa masuk ke rumah dinas, tapi karena banyak kekurangan terpaksa kita tunda. Saat ini saya masih tinggal di rumah pribadi saya,” kesalnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga M Yusuf Batubara menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemerikasaan BPK RI, ada ditemukan sejumlah barang-barang tidak ada lagi di rumah dinas Walikota Sibolga dan Wakil Walikota Sibolga senilai sekitar Rp. 589 juta lebih.

“Dari hasil pemeriksaan BPK, memang ada ditemukan barang-barang yang tidak ada lagi di rumah dinas Walikota Sibolga diperkirakan sekitar Rp. 461 juta lebih. Sedangkan barang di rumah dinas Wakil Walikota Sibolga sekitar Rp 127 juta lebih. Sebelumnya, kami telah membuat surat imbauan melalui pejabat yang ada agar melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap aset di lingkungan Sekretariat Kota Sibolga dan saya telah memerintahkan bagian umum dan bagian aset supaya melakukan peninjauan. Ternyata ada barang-barang sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Lanjutnya, pejabat yang lama pernah menyampaikan surat permohonan kepada Sekretariat Kota Sibolga untuk membawa barang dengan membayar. Tapi barang tersebut tidak seperti membeli barang di Pasar. Harus kita lihat dulu apakah layak untuk dilelang, kemudian menilai harga barangnya itu harus kita teruskan dulu ke KPKNL. Harusnya barang ini jangan dibawa dulu, tapi ternyata barangnya sudah tidak ada lagi.

“Beliau telah memohon kepada kami agar membawa beberapa item jenis barang dan beliau bersedia membayar item jenis barang tersebut. Namun prosedur lelang belum terlaksana tetapi barang sudah tidak ada lagi,” terang Sekda.

Sekda juga menyampaikan akan segera menyurati terkait persoalan sejumlah barang yang sudah tidak berada lagi di rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Sibolga.
“Kita berharap sesegera mungkin. Sebelum BPK membuat hasilnya, kalau bisa sudah selesai sehingga tidak menjadi masalah. Karena ini juga merupakan penilaian terhadap pengelolaan aset dan keuangan di Pemko Sibolga,” harapnya.

( Freddy A Pardosi )

 

Tags

Terkini