Surabaya NAWACITAPOST - Per hari ini hingga 25 Juni 2021 mendatang, 16 mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) akan diperbantukan sebagai pengajar di Sekolah Dasar yang ada di wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Nganjuk.
Ke-16 mahasiswa UWKS yang telah lolos seleksi program kampus mengajar angkatan pertama oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia tersebut dengan rincian, 8 mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Sain, 2 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2 dari Fakultas Tehnik, 1 dari Fakultas Pertanian, 1 dari Fakultas Hukum, 1 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan 1 dari Fakultas Kedokteran Hewan.
"Para mahasiswa ini ditugaskan negara untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan melakukan pengabdian membantu para guru mengajar di Sekolah Dasar, yang terakreditasi B dan C di wilayah Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Nganjuk", terang Rektor UWKS Sri Harmadji, saat menyampaikan sambutannya di upacara pemberangkatan Ke-16 mahasiswa UWKS, Senin (22/3/21)
Kepada mahasiswa yang bertugas di masing-masing SD penempatan, Sri Harmadji berpesan agar kesemuanya dapat menjaga sikap dan nama baik UWKS. Serta dapat melaksanakan tugas dengan baik penuh dan tanggung jawab. Terlebih harus bisa menyumbangkan ilmu, tenaga dan pikiran untuk turut serta mencerdaskan kehidupan Bangsa, tandasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Andi Aruji menambakan, para mahasiswa selama tiga bulan akan berada di lapangan. Para mahasiswa akan mendapatkan uang saku Rp.700.000 setiap bulan dan mendapat potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp.2.400.000 dari pemerintah, ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Bidang Akademik Soepriyono menandaskan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi para Mahasiswa dan diakui menjadi 12 SKS (Satuan Kredit Semester, red). " Ini bisa menjadi bekal saat didunia kerja setelah mereka lulus nantinya," katanya.
Soepriyono menjelaskan, ke-16 mahasiswa tersebut bukan dari pilihan pihak kampus melainkan sebuah tawaran dari Kemendikbud, kemudian mereka mendaftar dan yang melakukan seleksi adalah pihak kementrian. " Bersyukur, dari 16 mahasiswa UWKS yang mengajukan diri, semuanya lolos seleksi. Dan diseluruh Indonesia, ada sekitar 14.000 mahasiswa yang mengikuti program ini."
" Di semester Gasal kedepan, dari UWKS mereka ini akan mendapatkan beasiswa selama 1 semester, karena mereka sudah termasuk berkonstribusi terhadap index kinerja utama dari program Kementrian," ungkap Soepriyono.
Dengan mengikuti program ini, Soepriyono berharap agar para peserta mendapat gambaran dan wawasan lebih luas baik saat kembali kekampus maupun saat didunia kerja nanti.
[video width="1920" height="1080" mp4="https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/750x500/photo/nawacitapost/2021/03/UWKS-KAMPUS-MENGAJAR-22-MARET-20211.mp4"][/video]
Di tempat yang sama Adi Purnama, mahasiswa yang mengikuti program tersebut hanya berharap, kedepan akan ditata lebih baik lagi. Untuk rekan mahasiswa diseluruh Indonesia, mahasiswa semester 6 ini juga mengharapkan agar memanfaatkan momen ini sebagai bentuk pengabdian kepada negara khususnya dalam hal mencerdaskan putra-putri bangsa, ucap mahasiswa fakultas Pendidikan Biologi yang ditugaskan di SDN Dumas (Dupak Masigit) Bubutan Surabaya .
Senada dengan rekannya, Faranabila Dwijun Afifah dari fakultas pendidikan bahasa inggris mengungkapkan terima kasihnya kepada Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan karena sudah memberinya kesempatan untuk mengikuti program Kampus Mengajar.
" Saya sangat senang dan semoga dapat mengabdi dengan baik di sekolah yang telah ditunjuk," ungkap Mahasiswi yang ditempatkan di SD Tunas Jaya Surabaya ini.
Kedepan Ia berharap, agar Kemendikbud secara rutin bisa mengadakan kegiatan ini sehingga para mahasiswa dapat berbagi ilmu dan kreatifitas kepada para siswa-siswi di sekolah.
Berikut data lengkap mahasiswa-i UWKS yang mengikuti Program Kampus Mengajar dari Kemendikbud sekaligus penempatannya :