news

Genangan "Kerasan" di Wilayah Tandes Ganggu Aktifitas Warga

Senin, 8 Maret 2021 | 14:45 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Kata "Banjir" seringkali pantang diucapkan di Surabaya, karena sejak era bu Risma sebagai Wali kota Surabaya, istilah ini diganti dengan kata "Genangan".

Saking antinya menyebut istilah tersebut, seringkali jadi guyonan " Genangan yang Kerasan", seperti yang nampak di jalan Kyai Amir, manukan lor dan Banjar Sugihan kecamatan Tandes.

Sejak adanya box cluvert, diwilayah tersebut bukannya bebas genangan, tapi malah meningkat dari sebelumnya. Apalagi bila curah hujan agak tinggi.

" Sekarang, gerimis saja bisa banjir, apalagi waktu hujan deras meski sebentar," keluh salah seorang ibu warga setempat yang enggan disebut namanya, Minggu (7/3/21) malam.

Adanya banjir, menurut warga sangat mengganggu Aktifitasnya karena seringkali tidak bisa keluar rumah takut kendaraan mogok.

" Untuk keluar rumah, kita takut mogok. Repotnya pas kita mau kerja. Kalaupun beruntung tidak mogok, pasti celana basah," sesalnya.

Ditanya penyebabnya, Ia mengaku tidak tahu namun banjir ini terjadi sejak adanya Box Cluvert.

Ia hanya bisa berharap, di era Wali kota yang baru ini bisa melakukan upaya pencegahan banjir sehingga tidak mengganggu aktifitas warga.



Sampai berita ini ditayangkan, Senin (8/3/21) sore, kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Ir. Erna Purnawati belum mau memberikan pernyataannya. (BNW)

Tags

Terkini