news

Gubernur Jateng Ganjar Beri Sambutan Hangat ke Walikota Pekalongan dan Wakilnya

Jumat, 26 Februari 2021 | 23:46 WIB
Pekalongan, NAWACITAPOST – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberikan sambutan hangat ke Walikota Pekalongan Aaf dan Wakilnya Salahudin. Sambutannya diungkapkan melalui virtual saat proses Pelantikan dan Sumpah Jabatan Periode 2021 – 2026 pada (26/02/2021).

Foto : Pelantikan Walikota Pekalongan Aaf dan Wakilnya Salahudin

Ganjar mengungkapkan bahwa kekuasaan bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan.  "Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekali pun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa."

-
Foto : Walikota Pekalongan Aaf bersama istri

Ganjar juga berpesan kepada Forkopimda, KPU, Bawaslu, Kepala Daerah, Setda dan seluruh jajaran yang hadir. “Teman-teman Forkopimda, Ketua KPU dan Bawaslu Jateng, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota, Pak Sekda serta seluruh hadirin yang saya hormati. Ketika tiba masanya saya dilantik atau kebetulan saya melantik, ungkapan Bung Karno di atas selalu membayang - bayangi pikiran dan hati saya,” ungkapnya.

-
Foto : Suasana pelantikan Walikota Pekalongan dan Wakilnya

“Gamang sekaligus khawatir. Sebenarnya, jabatan ini benar-benar sebuah amanah atau justru musibah. Sebe-narnya, tergapainya jabatan ini demi gengsi diri sendiri atau penuangan sebuah perjuangan demi memperbaiki keadaan. Sumpah yang baru saja kita ucapkan, bukan sekadar kalimat protokoler tapi itu adalah mantra yang mengikat dari saat diucap sampai hari terakhir kita menjabat. Dan kitab suci yang dijadikan persaksian, sepenuhnya telah merekam janji kita sampai terpenuhi pertanggung jawabnnya di hadapan manusia dan Tuhan Yang Maha Esa,” lanjut Ganjar.

-
Foto : Suasana Pelantikan Walikota Pekalongan dan Wakilnya

Ganjar kembali melanjutkan lagi bahwa dirinya merasa bersyukur ketika dirinya diberikan tanggung jawab yang luar biasa. “Tapi Bapak Ibu, alhamdulillah, ketika sebuah tanggungjawab ditimpakan di pundak kita, Tuhan tidak pernah membiarkan kita kehabisan jalan untuk melahirkan kebaikan dan kebahagiaan. Bahkan meskipun kita berulangkali melakukan kesalahan, masih saja diberi kesempatan,” katanya.

-
Foto : Walikota Pekalongan Aaf bersama istri dan Wakilnya Salahudin bersama istri

“Seolah - olah alam yang menjadi saksi kita ini mengatakan, mlakumu meh tekan ngendi? Meh sampe kapan awakmu netepi laku ora bener iku? Jika kesadaran sudah menclok di pikiran dan hati kita, maka kita akan segera tahu, ternyata selama ini kita sedang dilulu. Pada titik inilah, Bapak Ibu, kita mesti segera menata niat, melurus dan menegakkan kembali cita - cita yang ingin kita ciptakan,” lanjut Ganjar.

BACA JUGA: Persiapkan Putra Putri Daftar di Kuliah Ikatan Dinas Kemenkumham

Ganjar pun mengingatkan bahwa dimulai dengan niat dan tekad yang baik dalam memulai hari. “Jika boleh saya berpesan, kepada teman-teman Bupati dan Walikota khususnya, tatalah niat mulai detik ini. Mantapkan tekad dan tetapkan hati, apa yang akan kita lakukan mulai hari ini sebagai kepala daerah,” tuturnya.

BACA JUGA: Terlalu! Mayoritas Kada Terpilih 2020 di Kepni Tak Punya Visi Misi Perihal Narkoba

“Tidak ada kerjaan ringan, apalagi sebagai pimpinan. Apalagi di tengah kondisi dunia yang masih belum ada kepastian. Kita tentu sudah paham, pandemi telah membukakan pintu banyak persoalan. Kesehatan, perekonomian, pendidikan, sosial sampai spiritual. Jika kita tidak memiliki effort serta sense of humanity, maka kita telah berkhianat pada rakyat,” imbuh Gubernur Jateng.

BACA JUGA: Anies Baswedan Masih Menyandang Gelar Gubernur Terbodoh?

Gubernur Jateng juga mengingatkan bahwa masih banyak persoalan yang harus ditangani. “Ini baru satu persoalan, padahal di depan sana setiap kita melangkah akan menemukan satu bahkan sepuluh persoalan. Bagaimana kemiskinan kita entaskan, perekonomian kita tingkatkan, pendidikan kita perhatikan, teknologi dan pemuda kita opti-malkan. Maka dadane awake dewe kudu jembar, energi yang kita siapkan mesti besar agar bisa mewujudkan perubahan," jelasnya.

BACA JUGA: Kota Patriot Bekasi adalah Cerminan Mini NKRI

"Dan kunci dari itu semua adalah diri panjenengan beserta segenap aparatur yang bekerja bersama panjenengan. Sekarang tuan kita adalah rakyat, jabatan cuma mandat. Karena, sebagaimana yang diungkapkan Bung Karno, ke-kuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Karena sebagian besar rakyat kita saat ini sudah memegang handphone dan main media sosial, menjadi sebuah kewajiban bagi penje-nengan untuk membuka semua kanal media sosial. Bukan hanya akun personal, tapi akun pemerintahan dengan seluruh dinasnya mesti punya," kata Ganjar memberikan penjelasan lagi.

-
Foto : Walikota Pekalongan Aaf dan Wakilnya Salahudin

Ganjar juga kembali menegaskan bahwa ini tugas pemimpin bukanlah hal ringan. "Sekali lagi, wajib. Ini adalah kerjaan ringan, tapi paling esensial. Jangan pernah bicara reformasi birokrasi dan pelayanan optimal, jika media sosial saja tidak punya atau bahkan tidak bisa. Khusus kepada Ibu Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten/kota yang dilantik, saya minta untuk mendukung berbagai program pem-bangunan daerah,” ucapnya.

-
Foto : Walikota Pekalongan Aaf bersama istri dan Wakilnya Salahudin bersama istri

“Seperti kampanye Gerakan Hidup Sehat (Germas), Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), edukasi dan jadilah pioneer dalam penegakan disiplin 5M, pemberantasan sarang nyamuk, komodifikasi limbah/sampah yang punya nilai tambah secara ekonomi, sosialisasikan KB dan tes IVA secara intens,” terus Ganjar mengatakan.

-
Foto : Wakil Walikota Pekalongan Salahudin bersama istri

Ganjar juga berharap agar seluruh jajaran Pemerintah bisa memakmurkan rakyat. “Saudara - saudara sekalian, memakmurkan masyarakat tidak bisa dilakukan sendirian. Kita mesti gotong royong, Pemerintah Pusat, Pem-prov, Pemkab, Pemkot, didukung juga dengan teman-teman TNI/Polri serta seluruh lapisan dan kelompok masyarakat. Jangan sungkan bertanya dan belajar, jangan malu dan minder ketika dikritik,” ucapnya.

-
Foto : Gubernur Jateng Ganjar Beri Sambutan Hangat ke Walikota Pekalongan dan Wakilnya

“Semua itu akan menguatkan kita, menguatkan tatanan masyarakat kita sekaligus menguatkan bangsa dan negara. Dan saya sangat yakin, 17 bupati dan walikota yang hari ini dilantik, akan jadi tambahan energi positif untuk mewujudkan kemakmuran di Jawa Tengah. Terima kasih,” tukas Gubernur Ganjar. (Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: JK Pura – Pura Tidak Tahu?

 

Tags

Terkini