news

Wagub Emil : Malang Episentrum Talenta Digital dan Kreatif

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:51 WIB

"Sebelumnya teman-teman ini sudah kami bawa ke Dirjen Bea Cukai untuk memanfaatkan proses bea masuk. Selain itu juga sudah ke Direktur Jenderal Pajak, untuk diberikan pendampingan mengenai proses menikmati fasilitas perpajakan, dari tax insentif dan lain sebagainya," imbuh David.


Selain itu, yang tidak menjadi kalah pentingnya, KEK juga telah melakukan koordinasi bersama dengan Dinas Pendidikan Malang dan Kementerian Pendidikan melalui Memorandum of Understanding (MOU). Usaha tersebut untuk membuat suatu sarana pendidikan unggul yang mengkhususkan kegiatan digital.


KEK juga telah melakukan hilirisasi untuk memasarkan produk konten creator di beberapa stasiun TV dan media lain. Termasuk juga untuk mengakomodir karya para kreator baik secara nasional dan internasional.


"Rencananya semester satu ini akan tayang perdana di stasiun TV China, animasi karya anak negeri milik Indonesia, dan kita akan mengembangkan lebih lanjut. Hal ini juga berdampak dengan kaitan kebutuhan industri kecil yang akan otomatis juga menyediakan mainan, merchandise seperti tas, kaos dan ini merupakan pemanfaatan proses KEK secara baik," jelas David.


Hal ini sesuai dengan tujuan KEK Singhasari yang ingin mewujudkan pengembangan teknologi berbasis digital. Yakni mencakup computing, content dan commerce. Dimana salah satu bagiannya ialah animasi, film dan desain komunikasi visual yang akan terus dikembangkan agar menjadi industri di KEK Singhasari Malang.(*)

Halaman:

Tags

Terkini