PONTIANAK, Nawacitapost - Demi meningkatkan kedisiplinan petugas, Kanwil Kalbar Berikan Pembinaan Fisik,Mental dan Disiplin (FMD)
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Suprobowati, menggelar kegiatan Pembinaan Fisik,Mental dan Disiplin bagi petugas Pemasyarakatan yang ada di Pontianak, Sabtu (20/02).
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Lapas Kelas IIA Pontianak ini diawali dengan apel pembukaan kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprobowati, dan peserta merupakan petugas Pemasyarakatan dari Lapas kelas IIA Pontianak, Rutan Kelas IIA Pontianak, LPKA Kelas II Sungai Raya, Lapas Perempuan kelas IIA Pontianak, Bapas Kelas II Pontianak dan Rupbasan kelas II Pontianak.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Bidang Pembinaan, Pembimbingan dan Teknologi Informasi Eka Jaka Riswantara, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Lola Basan Baran dan Keamanan Surianto, beserta Kepala UPT Pemasyarakatan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan kepala Divisi Pemasyarakatan Suprobowati, dan pelaksanaan pembinaan Fisik kesamaptaan bagi petugas pemasyarakatan.
Suprobowati mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan Fisik petugas.
"Kegiatan Pembinaan Mental,Fisik dan Disiplin hari ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan petugas ketika sedang bertugas. Juga dapat meningkatkan kondisi fisik dan kesehatan", ucap Probo.
Ia menambahkan apabila petugas sehat secara fisik dan mental, mereka punya pikiran positif juga, dan dapat menghilangkan hal-hal negarif didalam lapas.
"Saat ini kasus narkoba sangat besar pengaruhnya pada penghuni, kami punya harapan dengan diawali dengan kegiatan pembinaan fisik secara berkesinambungan petugas akan terbiasa dengan pola hidup sehat dan disiplin sehingga dapat bekerja dengan bersih dari segala hal",tegas Probo.
Kami mencoba jajaran pemasyarakatan di Kalimantam Barat bisa mempunyai pola pikir bersih,sehat, berjiwa hati nurani yang baik, sehingga dalam melakukan tugas tidak sewena wena, sesuai koridor. Semua petugas mulai dari pintu satu sampai petugas blok harus punya komitmen untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing. Dengan adanya kegiatan Kesamaptaan ini Wati berharap petugas kita setidaknya mempunyai kemampuan deteksi dini (intelejen), bersih dari narkoba mulai dari petugas dan juga warga binaan serta mampu bekerja sama satu dengan lain. Kegiatan Kesamaptaan ini akan dilakukan setiap bulan kita berharap Tahun 2021 kita bisa mendapatkan WBK, ungkapnya menutup pembicaraan kepada Nawacitapos. (EP. Laka)