news

Napas Karir Dunia Internasional, Jenderal Garang Manado Petrus Golose Pimpin BNN

Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:17 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Petrus Golose kini memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN). Dirinya disebut juga jenderal garang asal Manado. Nama Petrus mulai menonjol saat dia aktif di Satgas Bom dan Densus 88 Antiteror sejak awal pembentukannya. Apapun kasus besar yang ditangani Densus, dia selalu terlibat khususnya di tim surveilance dan IT. Sejarah mencatat bahwa karirnya begitu bombastis. Selain berhasil membantu perkara kriminal kelas kakap, dia juga menjadi salah satu personel kepolisian yang turut berkontribusi melahirkan Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Bahkan Dunia Internasional memang jadi napas karirnya sejak awal jadi polisi.

Foto : Kepala BNN Petrus Golose

Semasa jadi perwira pertama polisi, dia sudah ikut dalam misi Peace Keeping Force Polri di Kamboja dan Bosnia Herzegovina. Dalam dunia pendidikan, Petrus juga moncer. Dia bergelar doktor dari S3 Kajian Ilmu Kepolisian UI. Dia juga banyak menulis buku tentang terorisme dan IT. Misalnya Deradikalisasi Terorisme: Humanis, Soul approach dan Menyentuh Akar Rumput (2009) dan Invasi Terorisme ke Cyberspace (2015). Dia mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat ikut dalam penggrebekan gembong teroris—the demolotion man—Dr Azahari di sebuah rumah di kawasan Songgokerto, Batu, Malang, Jawa Timur, pada 9 November 2005.

-
Foto : Kepala BNN Petrus Golose

Saat itu Petrus naik pangkat menjadi Kombes bersama-sama dengan Tito Karnavian, Idham Azis, dan Rycko Amelza Dahniel. Sejarah juga mencatat dia yang merupakan lulusan Akpol 1988 A, rekan seangkatan Idham, berhasil membawa pulang buronan BLBI David Nusa Wijaya dari Amerika pada 2006 lalu. Rupanya dia juga berjejaring Internasional. Bahasa Inggris pria kelahiran Manado ini pun super bagus. Setiap kali berdiskusi dengannya, Petrus selalu bertanya, “Buku baru apa yang sudah dibaca?".

-
Foto : Kepala BNN Petrus Golose

Petrus sangat gigih dalam menempuh jenjang pendidikan. Dia kenyang mengenyam pendidikan kedinasan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Tahun 1998, Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Tahun 2002, dan Lembaga Ketahanan Nasional Program Pendidikan Singkat Angkatan (Lemhannas PPSA) dengan predikat terpuji pada 2015. Lalu dia menempuh program pendidikan umum untuk meraih gelar master pada 2002 dan doktor pada 2008. Ternyata pria ini punya hobi olahraga menyelam (diving), tenis meja, menembak, dan bernyanyi. (Ayu Yulia Yang)

Tags

Terkini