Gunungsitoli, NAWACITAPOST - Pjs. Walikota Gunungsitoli Ir. Abdul Haris Lubis, M.Si secara simbolis menyalurkan dana bergulir kepada para pelaku usaha mikro. Bertempat di Kantor UPTD dana bergulir Jl. Gomo No. 50 Kelurahan Pasar Gunungsitoli. Penyaluran secara simbolis yang dilakukan pada (16/10/2020) ini merupakan penyaluran tahap ke-sepuluh. Yaitu dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp 168.000.000,- kepada 8 pelaku usaha mikro.
Dana bergulir yang disalurkan ini merupakan program dari Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui UPTD dana bergulir. Yang mana bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kota Gunungsitoli khususnya pelaku usaha mikro. Tak lain dalam segi permodalan yang dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran.
Dalam sambutan, Pjs. Walikota Gunungsitoli berpesan kepada para pelaku usaha bisa memanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan usahanya. “Saya harapkan agar dana ini digunakan dan dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan usaha masing - masing dengan harapan. Bahwa pelaku usaha mikro akan menjadi lebih mandiri,” ujarnya. Dia juga mengingatkan para pelaku usaha untuk tetap menegakkan protokol kesehatan dalam menjalankan usahanya.
“Karena kita sedang dalam masa pandemi Covid 19. Maka saya harapkan bapak ibu dalam menjalankan usaha harus menegakkan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M+1. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” kata Abdul Haris Lubis. Dia juga mengajak para pelaku usaha untuk menyukseskan Pilkada tahun 2020 yang akan dating. Agar dapat berlangsung dengan lancar.
“Dalam waktu dekat kita akan Pilkada. Maka diharapkan semua orang menggunakan hak pilihnya dan kita harus bersepakat bahwa Pilkada harus berjalan dengan lancar, aman, jujur dan adil,” tegas Pjs. Walikota. Pada penyaluran dana bergulir tersebut, Pjs. Walikota Gunungsitoli turut didampingi oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gunungsitoli. (Alexsius Telaumbanua)