Gunungsitoli, NAWACITAPOST - Disela - sela kesibukannya membuka Pelatihan Petugas Pengamanan TPS, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Ir. Agustinus Zega mengunjungi salah cluster penyebaran Covid 19. Yakni asrama STT BNKP Sundermann, pada (02/12/2020). Sekretaris Daerah didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Dinas Kesehatan dan Personel Polres Nias.
Kunjungan tersebut dalam rangka mengecek dan mendengar secara langsung kendala - kendala yang dihadapi oleh Pengelola Asrama STT BNKP Sundermann. Terutama berkaitan dengan banyaknya penghuni Asrama STT BNKP Sundermann yang terpapar positif Covid 19 dan diisolasi di tempat tersebut.
Dalam kunjungannya tersebut, Sekda Kota Gunungsitoli bertemu dengan Ketua STT BNKP Sundermann Pdt. Elvilina Hulu, M.Th beserta jajarannya. Atas kunjungan Sekda tersebut, Ketua STT BNKP Sundermann mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kota Gunungsitoli. Yang mana dapat melihat langsung kondisi yang sedang dihadapi Asrama STT BNKP Sundermann.
Dari keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Yurniwati Harefa, SKM didapatkan pernyataan. Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di lingkungan Asrama STT Sundermann berjumlah 93 orang. Yaitu berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), 23 orang merupakan penduduk Kota Gunungsitoli, sementara 70 orang lainnya masing - masing terdiri dari 14 orang penduduk Kabupaten Nias, 14 orang penduduk Kabupaten Nias Barat, 16 orang penduduk Kabupaten Nias Selatan, 15 orang penduduk Kabupaten Nias Utara dan 11 orang lainnya berasal dari daerah lain.
Selanjutnya Sekretaris Dinas Kesehatan menjelaskan. Bahwa dari 93 orang yang terkonfirmasi positif Covid 19 tersebut terdata 68 orang diisolasi di Asrama, 8 orang diisolasi di rumah, 8 orang diisolasi di Puskesmas Gunungsitoli Barat, 5 orang diisolasi di Puskesmas Gunungsitoli Selatan, 2 orang diisolasi di Hotel Caesar dan 2 orang diisolasi di RSUD Gunungsitoli.
Kemudian disampaikannya bahwa langkah - langkah yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli. Tak lain dalam penanganan dan perawatan pasien. Yakni adalah dengan menempatkan 1 orang dokter dan 3 orang perawat dan 1 mobil ambulance di Asrama tersebut. Kemudian juga dengan menyuplai kebutuhan bahan makanan pasien, obat, vitamin dan kebutuhan tambahan lainnya.
Menyambut keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan, Ketua STT BNKP Sundermann Pdt. Elvilina Hulu, M.Th membenarkan hal tersebut. Namun dirinya menyampaikan keluhan bahwa kebutuhan bahan makanan yang diberikan masih terasa kurang. Mengingat banyaknya jumlah pasien yang diisolasi. Pada kesempatan tersebut, Ketua STT BNKP Sundermann berharap. Pemerintah Kota Gunungsitoli dapat memberikan bantuan kebutuhan bahan makanan dan mengharapkan adanya insentif bagi tukang masak yang ada di asrama.
Foto : Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Kunjungi Asrama STT BNKP Sunderman
Menanggapi hal tersebut, Ir. Agustinus Zega memaklumi keluhan yang disampaikan oleh Ketua STT BNKP Sundermann. Berkomitmen akan membantu dalam mencukupi kebutuhan bahan makanan bagi pasien dan petugas di Asrama STT BNKP Sundermann. Dia berharap Dinas Kesehatan menjalin koordinasi dengan pihak asrama untuk pemenuhan hal - hal yang dirasakan masih kurang. (Alexsius Telaumbanua)