Foto : Menteri PANRB Tjahjo Kumolo
“Kalau bisa satu jam kenapa harus berjam-jam, pelayanan memerlukan kecepatan, ramah dan terintegrasi itulah harus ada MPP," ujar Tjahjo. Komitmen kepala daerah menjadi keharusan dalam menghadirkan pelayanan yang cepat melalui MPP. "Komitmen Gubernur Sumatera Selatan dan Walikota Palembang adalah melayani masyarakat. Dan maka dari itu dibentuk MPP. Tujuannya mempermudah masyarakat. Mereka masuk satu gedung, untuk urus KTP, pajak, nikah juga disiapkan. Masuk satu ruangan, urusan masyarakat selesai semua,” ujarnya.
BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Terancam Ditetapkan Tersangka, Gubernur Anies Menyusul?
Salah satu fokus pemerintahan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin adalah reformasi birokrasi secara keseluruhan. Hal tersebut dilakukan dengan memangkas jalur birokrasi. Sehingga proses pelayanan perizinan yang sebelumnya memakan waktu lama dapat diselesaikan dalam hitungan hari bahkan hitungan jam. Selama ini pihaknya melalui Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB meninjau langsung untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan dengan cepat dan tidak ada birokrasi yang menghambat.
BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Keberatan Test Covid 19, Positif Terpapar?
“Karena lima tahun lalu investasi banyak terhambat. Bapak Jokowi menginginkan pelayanan yang cepat,” ujar Tjahjo. Dia berharap MPP Kota Palembang yang merupakan MPP ke 30 di Indonesia ini dapat menjadi contoh pelayanan publik yang efektif dan efisien serta berkontribusi terhadap peningkatan investasi. Selain itu, MPP Kota Palembang juga dapat memacu daerah lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembangunan MPP. Pada kesempatan itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan. Hadirnya MPP Kota Palembang menjadikan pihaknya terus berusaha memberikan pelayanan terbaik.
BACA JUGA: Artis Huru Hara Nikita Mirzani Terancam Dipenjara?
Salah satu upaya yang dilakukan melalui terobosan pengiriman berkas dengan jasa transportasi online. Sehingga para pemohon tidak perlu lagi datang ke MPP Kota Palembang. “Kalau bisa satu jam kenapa harus berjam jam, kalau bisa satu hari kenapa berhari hari, kalau bisa tidak datang kenapa harus datang. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Gojek. Ketika sudah selesai, dia tidak perlu datang lagi. Kita antar pakai Gojek,” jelas Harnojoyo. MPP Kota Palembang memberikan 373 jenis layanan dari 28 instansi. Bangunan ini berdiri diatas lahan seluas 2 hektar dengan luas bangunan mencapai 12.000 meter persegi. Gedung yang terletak di Jalan Gubernur H. A Bastari ini dibangun pada tahun 2007 dan selesai pembangunannya pada 2010.
-
Harnojoyo menceritakan bahwa mulanya gedung difungsikan sebagai pusat promosi produk UKM Kota Palembang, yang diberi nama Sriwijaya Promotion Center (SPC). Namun ditengah perjalanan, fungsi dari keberadaan SPC dirasa tidak maksimal karena lokasi yang jauh dari pusat kota. Bangunan ini terletak di seberang Kompleks Jakabaring Sport City Palembang. “Di tahun 2017, Kementerian PANRB mengajak kami melakukan kunjungan ke pusat layanan di Azerbaijan dan Georgia. Sehingga terpikirlah gedung ini untuk dibangun MPP,” tuturnya.
BACA JUGA: Artis Wanita Huru Hara Nikita Mirzani Sebut Video Wik Wik Benar Gisella Anastasia?
Daftar Instansi yang Tergabung dalam MPP Palembang :
Instansi Vertikal :
- DPMPTSP Provinsi Sumsel
- BPJS Kesehatan
- BPJS Ketenagakerjaan
- Polresta
- Kementerian Agama
- Kejaksaan Negeri
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
- Kantor Imigrasi
- Ombudsman RI
- ATR/BPN
- Kanwil Pajak
- ATR/BPN
- PUPR
Organisasi Perangkat Daerah
- Badan Pelayanan Pajak Daerah Kota dan Provinsi
- Dinas Ketenagakerjaan
- Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil
- Kesbangpol dan Disnaker
- Dinas Arsip dan Perpustakaan
BUMN/Swasta
- Bank BNI
- Bank BRI
- PT Taspen
- PT Pos Indonesia
- Pegadaian
- Jasa Raharja
- PLN
BUMD
- PDAM
- Bank Sumsel Babel
Lainnya :
- Ikatan Arsitek dan PMI
(Ayu Yulia Yang)