Foto : Warga Flamboyan Keberatan atas Pengalihan Jalan Akibat Pembangunan Bangunan
Lanjutnya. “Dalam pengaturan lalu lintas (lalin) disini kami warga sangat kewalahan untuk mengatur lalin, dan pihak kontraktor dan pemerintah setempat khususnya lurah sungai Pelunggut tidak bisa memberikan keterangan yang akurat kepada warga Flamboyan. Dimana musyawarah antara perangkat RT/RW Lurah tentang pengalihan jalan ini di Kavling Flamboyan memang sudah musyawarah. Namun sampai sekarang tidak ada titik terang dari hasil musyawarah tersebut antara RT/RW Flamboyan dan Lurah sungai Pelunggut,” katanya.
BACA JUGA: Juliari P. Batubara Berprestasi Kala Besar, Kecilnya Nakal
“Namun tidak tertutup kemungkinan bila warga keberatan dan demo untuk menyetop proyek ini. Agar ada kejelasan pertanggungjawaban dari kontraktor dan pemerintah setempat, khususnya lurah akibat kerusakan jalan di Kavling Flamboyan ini. Dan warga flamboyan sangat ingin membantu pekerjaan tersebut. Namun permintaan warga Flamboyan terhadap jaminan pemeliharaan jalan setelah dipakai harus ada kejelasan,” lanjutnya.
BACA JUGA: Artis Wanita Huru Hara Nikita Mirzani Sebut Video Wik Wik Benar Gisella Anastasia?
"Emangnya yang sedang kami lakukan ini apa kalau tidak membantu proyek? Sedangkan saat ini kami bergotong royong mengatur lalu lintas, meskipun aset kami sudah banyak dirusak. Mulai dari tanaman, jalan, bahu jalan, portal, dan yang lainnya. Bergotong royong mengatur lalin tanpa dibayar. Jumat, 27/11/2020
-
Lurah sungai Pelunggut Borhan saat dihubungi awak media Nawacitapost.com lewat via WhatsApp mengatakan. “Mohon maaf pak, alternatif yang ada cuma jalan depan Flamboyan, kita hidup bermasyarakat harus saling membantu dan menghargai demi terwujudnya lingkungan yang nyaman. Pekerjaan ini bersifat sementara, kalaulah ada jalan lain selain flamboyan tentu sudah kami arahkan kesana. Kami berupaya maksimal untuk bisa menyelesaikan dengan cepat pekerjaan tersebut,” katanya.
BACA JUGA: Gisella Anastasia bersama Prianya Bakal Ditetapkan Tersangka?
“Dukungan dan bantuan dari semua pihak tentu sangat kami harapkan untuk memyejukkan suasana, sabar dan saling menghargai kehidupan bertetangga. Tentu saat ini sangat kami butuhkan dari warga kami yang tinggal di Flamboyan,” katanya kepada awak media Nawacitapost.com pada 27/11/2020. Nawacitapost memperoleh data bahwa dalam pembangunan bangunan pelintas kavling mandiri dibangun oleh badan pengusaha Batam, yakni sebagai berikut :
-
Pekerjaan : Pembangunan bangunan pelintas kavling mandiri.
Sumber dana : PNBP BP. Batam T.A. 2020.
Pelaksanaan : PT. Cakra Mesterindo.
Nomor kontrak : 5127.011.055.A/SPMK/PPK.PNBP/9/2020.
Waktu pelaksanaan : 75 (tujuh puluh lima) hari kalender
Waktu pemeliharaan : 180 (seratus delapan puluh) hari
Nilai kontrak : Rp 924.876.300
(Wilson)
BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Bukan Keturunan Nabi? Ini Faktanya