Baca Juga : Tiga Bulan Tak Bayar, PLN Putuskan Aliran Listrik RS Pratama Nias Barat
Kejadian itu masyarakat setempat sempat panik untuk mencari tempat tinggal juga barang barang di angkut di tempat yang aman.salah satu penyebab banjir akibat jembatan sungai Lahomi dan sungai Moro'o, yang selalu meluap disaat musim hujan mengguyur. Atas kejadian tersebut beberapa masyarakat mengalami kerugian dimana Sawah, Ternak dan sejumlah perkakas dapur di bawa arus air.
Salah satu jembatan penghubung kecamatan mandrehe barat dan desa lain, jelas antivitas pengguna jalan terganggu akibat banjir.
Salah satu warga Murnieli gulo/A.Intan menyatakan bahwa banjir ini sering membuat warga takut, panik, akibat banjir datang. banjir terjadi pagi hari sekitar jam 10 hingga saat ini,,diperkirakan terus melanda banjir kalau hujan tidak berhenti.dan beragam cerita pun dituturkan warga masyarakat yang menjadi korban akibat banjir ini menjelaskan bahwa, sering menjadi korban banjir, tanpa ada perhatian khusus bagi Pemkan nias barat,juga pemerintah terkait benar kami perlu bantuan makanan,air bersih,pakaian, obat obatan, dan seperti perahu karet memang perlu kami butuhkan, memohon pemerintah kabupaten membuka mata hati kalian kami penduduk nias barat,kami butuh bantuan dan solusi terbaik supaya tidak mengalami hal seperti ini, tegas Murnieli Gulo.
-
Sementara kami terjun dilapangan hampir seluruh mandrehe barat mengalami hal seperti desa lasarabagawu, seperti desa Ononamolo lll(tiga)mengalami banjir sampai dijalan raya,sekitar 120 Cm dalamnya sehingga aktivitas warga terganggu juga mengguna jalan.
Pemerintah Pemkab memohon perhatian khusus bagi korban banjir di kecamatan mandrehe barat,supaya secepatnya mencari solusi.
Hingga berita ini di muat Pihak pemerintah daerah Kabupaten Nias Barat Belum ada perhatian kepada para korban akibat banjir ini. Dengan pemberitaan ini masyarakat mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Barat untuk memperhatikan Nasib masyarakat korban akibat banjir. (yeremia hia)