news

Reses, Ajeng Wira Wati Pastikan Mengawal Aspirasi Warga Dinoyo

Jumat, 23 Oktober 2020 | 23:58 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Masa istirahat Dewan atau biasa disebut RESES tetap dijalankan, meski dengan protokol kesehatan yang ketat di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini terlihat juga dalam agenda Reses yang diadakan oleh Ajeng Wirawati, S.Sos., M.PSDM anggota DPRD kota Surabaya dari fraksi Gerindra, Jumat (23/10/20)


Menyapa warga RW04 Dinoyo sekolahan Gg. II, Reses Tahun Sidang Kedua Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2020 dimanfaatkan benar oleh Ajeng untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama keluhan di masa Pandemi ini.


Hadir dalam kesempatan tersebut, beberapa tokoh agama dan masyarakat serta para pengurus kampung sekaligus warga setempat. Terlihat pula hadir dalam aplikasi virtual, BF. Sutadi ketua DPC Partai Gerindra Surabaya sebagai narasumber.


Taufik ketua RW04 Keputran, merasa bersyukur sudah diberi kesempatan menyelenggarakan Reses yang diinisiasi oleh Partai Gerindra.


Menurutnya, agenda ini sangat penting untuk menambah wawasan warga sekaligus menumbuhkan sikap kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya, ujar pak RW yang membawahi 12 RT ini.


Pada kesempatan itu, paparan demi paparan disampaikan Ajeng Wirawati sebagai wakil rakyat yang harus mengawal aspirasi masyarakat. Mulai dari fungsi dan tugasnya sampai dengan capaian yang telah dilakukannya di Komisi D yang membidangi masalah Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Rakyat, Sosial, Kepemudaan, Olah Raga, Peranan Wanita, Keluarga Berencana, Agama, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.



Selain hal diatas, Ajeng juga secara intens menyampaikan hak-hak khususnya untuk warga miskin, terutama dalam hal bantuan sosial baik dari Pemerintah pusat, Provinsi maupun Daerah.


Beberapa pertanyaan dan pengajuan juga dijawab dengan gamblang Wakil ketua komisi D ini.


" Termasuk masalah data MBR, dan hak anak yatim juga disampaikan oleh warga. Dari situ saya akan sampaikan kepada Pemerintah kota untuk menindaklanjuti," ujar Ajeng.


Menjawab terkait masalah Musrenbang, PJU, Pavingisasi dan pengadaan fasilitas kebersihan, termasuk juga pembangunan Puskesmas Pembantu, Ajeng menegaskan hal ini memang kewajiban dari Dinas sebagai kepanjangan tangan Pemkot Surabaya. " Saya akan menyampaikan dan mengawal, khususnya masalah saluran. Saat ini musim hujan, apabila saluran tidak lancar maka akan terjadi penyakit," katanya.


Dalam reses ini, Ajeng juga berharap kepada Pemerintah kota tidak menunda-nunda apa yang menjadi keluhan warga. " Seperti pembangunan selokan aja, menurut warga 10 tahun ini mangkrak hanya dipondasi tanpa diberi penutup," ujar Ajeng.


Untuk Pavingisasi, saat ini baru dibuka kembali. " Kemarin-kemarin memang distop, tapi untuk kali ini saya akan mengawal aspirasi masyarakat tentunya melalui regulasi yang ada. Mudah-mudahan bisa segera disurvey dan di anggarkan di anggaran tahun 2021 nanti," pungkasnya.


-

Menambahkan, BF Sutadi sebagai narasumber menjelaskan bahwa semua usulan warga akan disampaikan dan dikawal melalui pokok pikiran (Pokir) Dewan.


Terkait masalah-masalah yang tidak bisa direalisasikan khususnya masalah pembangunan, seperti pos RW, bisa dibicarakan dengan perangkat pemerintahan setempat seperti Lurah dan Camat, ujarnya. (BNW)

Tags

Terkini