Foto : Kalapas Gunungsitoli Soetopo Berutu bersama Menkumham Yasonna
SDM Warga Binaan yang menjalani kuliah ditempatkan di Sekolah Tinggi Theologia Injili Sidikalang kelas Lapas Gunungsitoli sebanyak 46 orang. Ketika Yasonna datang kesana, sangatlah ditunggu – tunggu oleh semua mahasiswa. Yasonna sangat mendukung dan mengapresiasi kerjasama Lapas dengan STTOI. Ini merupakan terobosan positif dalam pembinaan. Tak lain sebagai bekal kepada Warga Binaan dalam memperbaiki masa depannya dan menjadi manusia mandiri yang punya masa depan.
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
“Lapas sejatinya sebagai lembaga pembinaan, memperbaiki mental, moral saudara – saudara kita yang karena satu dan lain hal mengalami masalah dengan hukum,” jelas Yasonna dengan semangat berapi – api. Dilanjutkan oleh Kalapas Gunungsitoli. “Memang jiwa akademis Menkumham Yasonna mengalir dalam memberikan motivasi. Sungguh luar biasa bisa memberikan penguatan ke mahasiswa. Hal yang memang puji syukur hadirnya Menkumham Yasonna,” terang Soetopo.
-
Tak lupa pun Menkumham Yasonna mengucapkan selamat belajar. “Anda harus benar – benar serius dalam belajar ini, kelak menjadi sarjana dan manusia pembangunan yang membanggakan. Baik bagi diri, keluarga dan bangsa Indonesia. Semua manusia punya cerita hidup dan masa lalu yang kelam tetapi anda bisa memperbaiki masa depan itu lebih baik. Kejam impianmu perbaiki, dipersiapkan dirimu dengan baik. Beruntung anda yang bisa mengikuti program bagus pertama di Sumatera Utara dan Indonesia umumnya,” paparnya.
-
Pada kesempatan tersebut, keluarga besar lapas melaporkan bahwa mahasiswa STTOI, kelas lapas ini dengan 2 prodi. Yaitu Pendidikan Agama Kristen dan Theologia. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Menkumham atas perkenaannya memberikan penguatan motivasi kepada 46 mahasiswa dari lapas. Yasonna berkunjung kesana disambut dengan laporan situasi keamanan lapas dari Kepala Keamanan Pajarisman Lase di ruangan P2U. Bersama rombongan yang salah satunya putra terbaik Kepulauan Nias sekaligus anggota Komisi 3 DPR Marinus Gea. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Citra PKS Rontok, Demo Perantara Perbaiki Citra