Surabaya NAWACITAPOST - Beberapa video tentang keberpihakan Panwaslu dan Satpol PP terkait penertiban Baliho Paslon Pilkada Surabaya menjadi viral di media sosial, dan yang banyak dirugikan adalah dari kubu paslon no urut 2, Machfud Arifin - Mujiaman.
Menyikapi hal ini, Machfud Arifin menegaskan tidak terlalu mempermasalahkannya.
" Gak papa lah, saya yakin dan tahu Panwascam dan Camat orangnya baik-baik, tapi karena mendapatkan perintah mungkin, Ia terpaksa membersihkan yang 02," ungkapnya saat agenda sapa warga di wilayah Kejawan Keputih Sukolilo, Kamis (15/10/20).
Dalam hal, MA sebutannya, tetap meyakini warga yang menghendaki perubahan, sudah tertanam dihatinya. " Boleh gambar saya hilang, tapi sudah tertanam dihati dan pikirannya tetep 02 nantinya," tegas mantan Kapolda di tiga wilayah ini.
Terkait indikasi pembersihan 02 oleh pihak Satpol PP, Machfud menilai memang demikian adanya karena sudah viral video dimana-mana, 02 dihabisin dari daerah Gayungan, Sambikerep sampai Pakal, dan itu terstruktur, sistematis serta masif.
" Ndak tau itu perintah atasan atau bukan, tapi kayaknya kok semua baner 02 ilang," ucap arek asli ketintang ini.
" Saya ini taat hukum, saya datang saat deklarasi dari Bawaslu dan KPU, ndak ada yang saya wakilkan," tegasnya.
Kedepan, Machfud Arifin memastikan akan melakukan upaya hukum lewat tim advokasinya. Hal ini dilakukan untuk memberikan peringatan kepada pihak-pihak terkait agar menjalankan tugasnya dengan seadil-adilnya dalam pelaksanaan Pilkada saat ini. (BNW)